Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Breaking News: Siswa SDK Nataia Tewas Terseret Banjir
NTT NEWS

Breaking News: Siswa SDK Nataia Tewas Terseret Banjir

By Redaksi22 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Desa Olaia sedang mengevakuasi jasad Evan, siswa SDK Nataia
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Nagekeo sejak pagi, Selasa (22/1/2019), membawa duka bagi warga Desa Olaia Kecamatan Aesesa.

Pasalnya, Yoseph Stefandri Sura, siswa kelas IV SDK Nataia Desa Olaia tewas setelah terseret banjir di kali kering (lowo tu’u), belakang Gereja Boanio.

Amadeus Gasa Noe, tokoh muda asal Desa Olaia saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa siang membenarkan kejadian yang menimpa Evan, sapaan akrab Yoseph Stefandri Sura.

Ia mengatakan, Evan adalah anak pertama dari pasangan Gregorius Zio dan Theresia Mbene asal RT 01, Desa Olaia, Kecamatan Aesesa.

Setelah terseret banjir, jenazah Evan berhasil ditemukan di kali kering dekat lapangan sepak bola Desa Olaia.

“Awal kejadian korban bersama teman-temannya pulang sekolah. Mereka lewat kali mati itu. Saat itu air masih kecil, pas dia (korban) cuci kaki tiba-tiba banjir datang dan menyeret korban. Lalu teman-teman lainnya lari kasih tahu masyarakat,” kata Amadeus.

Usai ditemukan, jenazah Evan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di RT 01, Desa Olaia, Kecamatan Aesesa.

Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad juga membenarkan peristiwa tersebut.

“Betul (ada korban) kejadiannya di belakang Gereja Boanio. Anak dibawa arus air saat hujan,” kata AKP Ahmad.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleMerekonstruksi Ke- NTT-an Kita
Next Article Jembatan Nyaris Roboh, Aktivitas Warga Lima Kecamatan di TTS Lumpuh

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.