Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Akibat Hujan Badai, Kapal Australia Terdampar di Kupang
Regional NTT

Akibat Hujan Badai, Kapal Australia Terdampar di Kupang

By Redaksi25 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com-Nasib sial dialami  3 warga asing asal Australia yang baru pertama kali berlayar ke perairan Nusa tenggara Timur. Ketiga warga asing tersebut yakni Michael Foleti, Tyron Foleti dan Joshepin Grabacka.

Kapal layar milik mereka terseret arus laut hingga terdampar di depan toko Apolla Kupang.

Kapal ini awalnya berlabuh di pantai Tedis Kupang, namun saat hujan dan angin keras terjadi pada kamis(22/12/2016) sore, rantai jangkar kapal putus dan terseret arus hingga terdampar.

Gelombang yang tingginya mencapai 1 meter ini, menyebabkan kapal bernama Quiddity ini menghantam karang dan mengakibatkan labung kapal tersebut berlubang.

Saat kejadian, ketiga warga asing tersebut sedang bersantai di darat, sehingga tidak ada tindakan penyelamatan kapal saat jangkar terputus.

Menurut tour guide mereka, Mikael Koni, tujuan mereka selama di Kupang, selain ingin mengurus kelengkapan dokumen pelayaran, juga ingin beristirahat karena kelelahan selama 3 hari perjalanan dari Autralia.

“Mereka dari Australia, dikonfirmasi untuk parking disini untuk pengurusan dokumen baik untuk dicap dan sebagainya. Mereka baru pertama kali datang ke Indonesia, dan tidak tau kalau cuaca seperti ini” jelasnya.

Ketiganya berencana jika pengurusan dokumen selesai, mereka akan melanjutkan ke Ende, lalu ke Lombok dan ke daerah lain. Namun, karena kejadian ini rencana mereka harus tertunda untuk sementara hingga keadaan kembali membaik.

Terkait dengan tindakan dari pihak terkait, diakui Mikael bahwa sejauh ini Tim SAR, Pelindo dan nelayan setempat sudah berusaha namun dikarenakan cuaca yang kurang mendukung, sehingga bantuan tidak dapat maksimal.

Pantauan dari media ini pada, Sabtu (24/12/2016) siang, sejumlah nelayan sedang berusaha membantu ketiga warga asing ini menarik kapal kembali kelautan. (Nicke/VoN)

Foto Feature: Kapal Quiddty yang terdampar di depan toko Apolla Kupang.

Kota Kupang
Previous ArticleMakna Natal Bagi Kita ( Renungan Natal dari Bumi Kenari)
Next Article Tiga Hari Listrik Menuju Kecamatan Poco Ranaka Padam

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.