Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»NTT Dikirimi Peti Jenazah TKI ke-46 Selama 2019
Human Trafficking NTT

NTT Dikirimi Peti Jenazah TKI ke-46 Selama 2019

By Redaksi16 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Relawan Peduli Korban Pedagangan Orang, Suster Lauren dan Pendeta Emi Sahertian dan keluarga saat mendoakan Alm. Benediktus Manek di Kargo Bandara El Tari sebelum diberangkatkan ke Malaka, Kamis (16/05/2019). (Foto: Ronis N/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Lagi, NTT dikirimi peti Jenazah TKI. Kali ini,Benediktus Manek, Tenaga Kerja asal Malaka.

Hari ini, Kamis 16 Mei 2019, Jenazah Benediktus tiba di kargo bandara El Tari Kupang pukul 12.45 Wita.

Oktavianus Tele Menek, keluarga dekat almahrum yang menghantar dari Malaysia kepada VoxNtt.com, menjelaskan,
Benediktur meninggal di Malasya pada 08 Mei 2019 lalu.

“Mama kecil liat di kamarnya. Dia pikir ada tidur. Mau kasi bangun untuk makan malam. Dia liat kakinya sudah kaku. Air liur kekuar dari mulut. Dia langsung teriak supaya semua datang lihat,” ungkapnya.

Oktavianus melanjutkan, sebelumnya Benediktus tidak pernah mengeluh sakit. Hanya ketika itu, ia tidur lebih awal dan
saat dibangunkan mama kecilnya, Benediktus sudah tak bernyawa lagi.

Sempat dibawa ke rumah sakit Sibu, Malasya Timur. “Minta otopsi atau operasi. Pihak keluarga yang di Malaka tidak mau,” jelasnya.

Merantau 16 Tahun

Sungai Bidut, Sibu, Malasya Timur adalah daerah tinggal Benediktus. Ia berangkat ke tempat itu pada tahun 2003. Di sana ia mengadu nasib karena di kampung halaman tak menjamin kebutuhannya.

Sepupu almarhum, Guido Manek menyampaikan, sejak berangkat 16 tahun lalu, almahrum tidak pernah pulang hingga usianya 42 tahun dan belum menikah.

“Dia pergi sudah sejak tahun 2003. Tidak pernah pulang dan belum menikah,” tutur Guido.

Kendati demikian, almahrum selalu mengirimkan uang setiap bulan, untuk menafkahi keluarga dan adik-adiknya.

“Ponaan sampai kuliah dia yang urus sampai dengan cucu-cucunya,” ujarnya.

Benedeiktus sendiri berasal dari Desa Babulu, Kecamatan Kobalima Malaka.

“Dia Kerja jaga Excafator. Satpam perkebunan kelapa sawit. Gajinya 1500 ringgit satu bulan, kalau dirupiahkan 5 juta kurang lebih,” ungkap Guido.

Stefen Gunawan, staf BP3JTKI NTT menyampaikan, pemulangan almarhum dari Kargo Bandara El Tari ke kampung halaman difasilitasi oleh BP3TKI.

“Keluarga ke kantor dan beri tahu. Jadi siapkan mobil. Kasie perlindungan dampingi Jenazah sampai rumah duka.
Pak Timoteus K Suban antar Sampai sana, serah terima dengan Kepala Desa,” jelasnya.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Benediktus Manek BP3TKI Human Trafficking Kabupaten Kupang
Previous ArticlePemkab Mabar Dorong Petani Gunakan Pupuk Bokashi
Next Article Terbiasa Menulis, Siswi SMP Vianney Soe ini jadi Duta Bank NTT

Related Posts

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.