Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kemensos Segera Bangun 31 Rumah Layak Huni di Nggela Ende
NTT NEWS

Kemensos Segera Bangun 31 Rumah Layak Huni di Nggela Ende

By Redaksi10 Juni 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah adat di Perkampungan Adat Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende terbakar pada Oktober 2018 lalu (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kementerian Sosial RI akan membangun 31 unit rumah layak huni di perkampungan adat Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, Flores, NTT.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende Yeremias Bore menyatakan, rumah layak huni itu dibangun untuk 31 kepala keluarga yang mengalami bencana kebakaran perkampungan adat Nggela pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu.

“Kalau di Nggela sudah ada jawaban, dan Kementerian Sosial sudah turun assesment,” ucap dia saat dikonfirmasi VoxNtt.com di Ende, Senin (10/06/2019).

Yeremias menuturkan, pasca bencana kebakaran, pada November 2018 pihaknya lantas mengajukan bantuan rumah ke Kemensos. Tercatat, ada 31 KK yang akan menerima bantuan tersebut.

“Di luar dari rumah-rumah adat karena itu bukan kewenangan kami. Ya, karena lebih dari 30 rumah maka diintervensi oleh Kemensos,” tutur Yeremias.

“Kalau kurang dari 30 rumah, kita ajukan ke propinsi menggunakan APBD 1,” sambung dia.

Terkait dengan besar dana yang dikucurkan Kemensos, kata dia, belum diketahui secara pasti. Sebab, dana tersebut akan ditransfer secara langsung ke masing-masing rekening.

“Ya, (dana) kita belum pastikan, tapi kalau pengalaman sebelumnya biasanya besarannya 25 Juta. Itu kalau kita lihat seperti perkampungan Gurusina di Kabupaten Ngada,” katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleDoktrin Agama, Kritik Marx dan Pancasila
Next Article Rumah Terbakar di Desa Detuwulu, Kadis Sosial: Kami Belum Dapat Laporan

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.