Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tiang Listrik di Desa Kuaken TTU hanya Jadi Pajangan
Regional NTT

Tiang Listrik di Desa Kuaken TTU hanya Jadi Pajangan

By Redaksi20 Juni 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tiang listrik dan kabel yang saat ini sudah selesai dipasang di Desa Kuaken namun belum juga dialiri arus listrik. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Tiang listrik di Desa Kuaken, Timor Tengah Utara (TTU) hingga kini hanya jadi pajangan.

Pasalnya, tiang dan kabel selesai dipasang beberapa bulan lalu, namun belum ada aliran listrik.

Akibatnya, penerangan di desa itu masih menggunakan lampu sehen dan pelita.

Pantauan VoxNtt.com, Rabu (19/06/2019) tak satu pun rumah warga yang sudah terpasang meteran.

Kepala Desa Kuaken, Siprianus Rusae saat dikonfirmasi, mengakui, pihaknya tidak tahu, apakah sudah ada penyerahan proyek tersebut dari pihak ketiga ke PLN.

“Kita belum tahu sampai sekarang sudah ada penyerahan dari pihak ketiga ke kontraktor atau belum, takutnya setelah kita suruh masyarakat pasang nanti malah mubasir,” tuturnya.

Manajer PLN Rayon Kefamenanu, Fransiskus Xaverius Roja yang dihubungi media ini via WhatsApp mengaku sementara dalam perjalanan ke Kupang dan berjanji akan dijelaskan setelah urusan di Kupang selesai.

Namun hingga berita ini diturunkan, Fransiskus tak kunjung memberikan penjelasan. bahkan saat media ini kembali menghubunginya via telepon, Kamis (20/06/2019), Fransiskus tak menanggapi.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

TTU
Previous ArticleTokoh Agama dan Adat Sikka Serukan Tolak Aksi Kekerasan dan Kerusuhan
Next Article Pelaksanaan Program “Berarti” di TTU Terkendala di Tiga Desa

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.