Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pasar Mbongawani Dibongkar, Pedagang Jual di Jalan dan Tempat Parkir
Ekbis

Pasar Mbongawani Dibongkar, Pedagang Jual di Jalan dan Tempat Parkir

By Redaksi22 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lapak pedagang di Pasar Mbongawani Ende sudah tampak sudah dibongak (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pasar Mbongawani di Kabupaten Ende, NTT dibongkar selama kurang lebih sepekan ini.

Pembongkaran tersebut dilakukan untuk memulainya proses pembangunan pasar yang sudah dianggarkan sebesar Rp 15 Miliar.

Setelah pasar dibongkar, kini para pedagang mengepung di jalanan hingga di area parkiran.

Beberapa bangunan tembok di area pasar belum dibongkar (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Bahkan, beberapa pedagang mulai membuka lapak di area pertokoan di kompleks pasar hingga ke arah pesisir pantai.

Beberapa ruas jalan pun mulai macet parah. Karena intensitas kemacetan meningkat, para petugas dari Dinas Perhubungan akhirnya merekayasa jalur lalu lintas. Beberapa jalur jalan terpaksa ditutup dan dialihkan secara teratur.

Para pedagang mulai mengerjakan lapak di jalan, tempat parkir hingga di area pertokoan (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

“Kami dipindahkan hampir empat lima hari ini pak,” kata seorang pedagang yang enggan menyebutkan namanya, Sabtu (22/06/2019) pagi.

Sementara itu, tidak lebih dari sepuluh pedagang nampak masih berjualan di area Pasar Mbongawani. Mereka berjualan dengan lapak seadanya yang dikelilingi dengan seng-seng bekas.

Mereka mengaku belum mendapatkan tempat untuk berjualan setelah pasar dibongkar.

“Ya, kami belum dapat tempat. Semua sudah, kami masih usaha (tempat) lain,”ucap seorang pedagang yang mengaku bernama Saleh.

Sebagian pedagang tampak berjualan depan dermaga di pesisir pantai (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Pantauan VoxNtt.com, Sabtu pagi, beberapa bangunan tembok persis dalam pasar Mbongawani belum dibongkar. Pembongkaran itu hanya beberapa lapak pedagang.

Begitupula bangunan depan pasar yang terpasang sebuah plang klaim hak milik tanah oleh keluarga Haji Muhamad Djaenudin Sakundah. Para pedagang pun tampak masih terjual di sana.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleRumah Warga Nangadhero Dirusak Oknum Tak Dikenal
Next Article BPD Bongkar RAB Desa Gunung Baru Matim yang Diduga “Copy-Paste” dari Kabupaten Alor

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026

Warga Sengari: “Kami Hanya Ingin Hirup Udara Segar, Bukan Asap dan Limbah Porang

3 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.