Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Anderson Lasa Dianiaya Hingga Tak Sadarkan Diri
Regional NTT

Anderson Lasa Dianiaya Hingga Tak Sadarkan Diri

By Redaksi11 Januari 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE,VoxNtt.com-Gustianus Anderson Lasa (24) warga RT 05 Kelurahan Karang pada Selasa (10/1/2017) sekitar  pukul 23.00 wita terpaksa dilarikan ke RSUD SoE setelah mengalami pendarahan hebat akibat menderita luka tusukan pada rusuk bagian kiri dan tulang belakang.

Saat ini Anderson Lasa sedang menjalani operasi  oleh tim dokter bedah di ruang operasi dan belum sadarkan diri.

Menurut Kepala Tata Usaha RSUD SoE, Ricard Sareng, setelah menghubungi tim dokter bedah yang dipimpin oleh dr. Yupiter Liufeto, hingga saat ini korban Anderson Lasa masih menjalani operasi bedah  diruang operasi RSUD SoE.

“Saya baru saja hubungi salah satu dokter di ruangan bedah, bahwa saat ini korban (Anderson) masih menjalani perawatan di ruang operasi” tutur Ricard.

Kronologis Kejadian

Hanok Neken yang turut menyaksikan penganiayaan berat atas Anderso Lasa  mengatakan  kejadian ini bermula dari anak kandungnya yang bernama Yeremias Neken  mendapat telepon dari seseorang yang berinisial AF.

Mendengar telepon tersebut dia (Hanok) menanyakan kepada anaknya siapa yang menelpon untuk bertemu di depan kios di rumah milik Hanok Neken RT 05, Kelurahan Karang Siri.

Selanjutnya kata Hanok, dia bersama salah seorang anaknya yakni Berto Neken mengikuti Yeremias Neken untuk mencari tahu siapa yang menelpon Yeremias Neken.

Sesampainya di depan kios, Berto Neken ditegur oleh salah seorang yang juga diduga sebagai  pelaku  berinisial TN dan langsung menampar Berto Neken.

“Pas saya dan Berto sampai di depan kios, di situ sudah TN dan juga AF serta ML bersama beberapa orang temannya sudah ada dan TN tegur Berto dan langsung tempeleng Berto sehingga langsung ribut,”jelas Hanok Neken.

Hanok yang mengaku melihat secara langsung kejadian itu juga turut mendapat lemparan batu dari pelaku.

Saat itu, dia juga melihat pelaku yang berinisial ML mengayunkan parang ke arah anaknya, Berto Neken namun berhasil lolos dari sabetan parang .

Karena tak berhasil, ML berbalik ke arah Gustianus Anderson Lasa yang merupakan kawan dari Berto dan  menjadi sasaran serangan.

“ML waktu itu mau potong Berto, tapi dihalangi oleh kakaknya Yeremias sehingga tidak kena. Dan Pas ML balik belakang ada Gustianus Anderson Lasa  sehingga ML langsung tikam Anderson pake parang”Jelas Hanok yang diamini oleh Berto.

Berto Neken kepada media ini mengaku tidak mengetahui secara persis apa masalahnya sehingga terduga  ML bersama teman-temannya melakukan pelemparan dan  penganiayaan kepada mereka.

“Saya tidak tahu masalahanya. Tiba-tiba saja mereka datang serang kami,”katanya.

“Saya mau tanya kepada mereka, apa masalahnya? Karena saya dan kakak saya serta Gustianus tidak punya masalah apa-apa dengan mereka,” tambah Berto.

Dia bersama ayahnya Hanok Neken berharap agar aparat kepolisian segera memproses kasus tersebut sampai tuntas dan menangkap pelaku penganiayaan terdapat Gustianus Anderson Lasa yang kini sedang koma diruang bedah RSUD SoE.

Sementara Kasat Reskrim Polres TTS I Gede Dewa Aditya mengatakan kasus tersebut sedang dalam penyeidikan pihak kepolisian.

“Kita sedang selidiki, tunggu ya, nanti kita sampaikan kepada teman-teman wartawan,”singkap Dewa.*** (Paul/VoN)

Foto Feature: Henok Naken Ayah Kandung Dari Berto Neken

TTS
Previous ArticlePanglima TNI Ajak Prajuritnya Sebarkan CINTA KASIH
Next Article Bupati Mella Resmi Melantik Pejabat Eselon III di TTS

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.