Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Soal Kekeringan di NTT, Wagub Nae Soi: Ada Keuntungan untuk Produksi Garam
NTT NEWS

Soal Kekeringan di NTT, Wagub Nae Soi: Ada Keuntungan untuk Produksi Garam

By Redaksi30 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi Saat memberikan keterangan pers di Kupang, Senin 29 Juli 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi angkat bicara terkait kekeringan di provinsi itu.

“Inikan musim. Kita harus berterima kasih kepada Tuhan bahwa kita NTT ini diberikan matahari lebih panas dan lebih lama, ” ungkap Wagub Nae Soi kepada wartawan di Kupang, Senin (29/07/2019).

Menurutnya, kekeringan itu ada keuntungan bagi masyarakat untuk bisa memeroduksi garam.

“Dan itu ada keuntungannya juga kita bisa memproduksi garam. Kalau yang lain kita tidak bisa produksi pada musim panas, kita bisa tanam garam,” kata Nae Soi.

Di Indonesia kata dia, ada 2,9 juta ton impor garam dari luar.

“Garam kita paling hebat. Kenapa kita tidak bikin di NTT karena mataharinya, lebih panas dan lebih lama,” tuturnya.

“Jadi, kekeringanya itu jangan menangis tetapi kita harus berterima kasih kepada Tuhan karena dengan kekeringan itu ada hal-hal yang lebih dari yang kita harapkan itu,” pungkasnya.

Soal kelangkaan air di Kota Kupang, Nae Soi menegaskan, langkah yang dilakukan itu pertama, dengan menghemat penggunaan air.

‘Tidak boleh boros penggunaan air, “tutur Wagub Nae Soi

Kedua, kata dia, pihaknya akan melakukan jebakan-jebakan di kali Jembata Liliba Kota Kupang.

“Tiga bulan hujan sangat lebat tetapi airnya itu mengalir ke laut, maka itu kali di Liliba ini kita akan buat jebakan-jebakan begitu banjir tertahan di situ,” ujarnya.

“Dia penuh dulu baru dia masuk ke sini. Di penuh dulu tidak langsung ke laut. Tidak langsung ke laut. Itu ke depan,” tambahnya.

Nae Soi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlalu boros menggunakan air.

“Yang sekarang pasti kita akan usaha  supaya kecukupan air itu dari PDAM supaya dihemat lah. Karena memang kita di sini masih susah air. Susah dalam arti bahwa kita berlimpah air pada saat tertentu, tetapi kekurangan pada saat tertentu,” tutup Nae Soi.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Josef A. Nae Soi Kota Kupang
Previous ArticleFestival Seni dan Budaya Florata Mulai Digelar
Next Article Ratusan Peserta Ikuti Parade Festival Seni dan Budaya Florata di Labuan Bajo

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.