Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ribuan KIP Dibuang, Wabup Mabar: Sekarang Sedang Melacak Kebenaran Kartu Itu
Regional NTT

Ribuan KIP Dibuang, Wabup Mabar: Sekarang Sedang Melacak Kebenaran Kartu Itu

By Redaksi10 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong usai diwawancarai VoxNtt.com di Kupang, Selasa, 10 Maret 2020 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), Maria Geong angkat suara terkait penelantaran ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang ditemukan di tong sampah di Wae Kesambi, Labuan Bajo pada Kamis, 5 Maret 2020 lalu.

Wabup Maria mengatakan, sampai saat ini pihaknya sementara berusaha untuk mencari tahu dari mana asal kartu-kartu itu.

“Apakah murni kartu-kartu itu adalah kartu-kartu yang memang seharusnya diberikan kepada yang berhak menerima kartu itu atau memang kartu-kartu itu tidak digunakan lagi. Ini yang perlu kita lacak sebelum kita memberikan keputusan,” ungkap Wabup Maria kepada VoxNtt.com di Kupang, Selasa (10/03/2020).

Menurutnya, ada dua institusi yang mengedarkan dan mengusulkan KIP tersebut. Kedua institusi itu yakni, Dinas PKO dan Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat.

“Yang mengajukan permohoman untuk mendapatkan kartu itukan dari Dinas PKO, sementara yang untuk mendistribusikan dari pusat mungkin melalui Dinas Sosial,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan, pihaknya sementara melacak kebenaran KIP yang dibuang tersebut. Apakah kartu-kartu itu sudah ekspire atau yang sudah tidak digunakan lagi.

“Karena dari KIP orang harus misalnya dia sudah tamat SMA, mereka tidak bisa lagi pakai KIP. Berarti kartu itu ekspire. Dan bisa kartu ini tidak bisa digunakan lagi,” katanya.

Bahkan kata dia, pihaknya sedang mencari tahu dan apa motif, sehingga KIP itu bisa dibuang.

“Kita akan cek ke lapangan, dicari sumbernya seperti apa, dan kenapa itu dibuang,” pungkasnya.

Yang mengusulkan KIP ini ke pemerintah pusat lanjut dia, adalah Dinas PKO. Kemudian yang mengedarkan KIP adalah Dinas Sosial.

“Kemudian ada kartu-kartu yang mungkin sudah ekspire yang tidak pakai sebelumnya itu pasti akan ekspire,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan mengapa dari ratusan KIP yang dibuang itu hanya terdapat di Kecamatan Ndoso.

“Kenapa hanya dari Kecamatan Ndoso saja. Ini semua harus dicari tahu. Kenapa begitu?” tanya politisi PDIP itu

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Dinas PKO Mabar Dinsos Mabar Mabar Maria Geong
Previous ArticlePenanganan Psikologis untuk Korban Penganiayaan Dinilai Sangat Penting
Next Article Menkes dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kunjungi Pasien DBD di NTT

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.