Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Didaulat Bupati Epy Pimpin Doa, Suara Wabup Army Menghilang di Ujung Mikrofon
Regional NTT

Didaulat Bupati Epy Pimpin Doa, Suara Wabup Army Menghilang di Ujung Mikrofon

By Redaksi21 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTS, Epy Tahun dan Wakil Army Konay saat masih mesra. Kini duet Tahun-Konay dinilai sudah retak. (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT- Isu tak sedap retaknya hubungan Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Epy Tahun dan Wakilnya Army Konay kembali mencuat ke publik.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) TTS Thomas Lopo, mengakui isu retaknyà hubungan Tahun-Konay sudah lama berhembus.

Hampir semua fraksi di DPRD TTS, katanya, secara kasat mata mengakui akan keretakan hubungan ini.

“Ya kecuali fraksi pendukung mungkin. Namun ini sudah menjadi rahasia umum. Hampir dalam rapat bersama tidak pernah kelihatan Tahun-Konay duduk bersama, kecuali Rabu (20/05/2020). Keduanya tampak kaku dan salah tingkah,” kisah anggota DPRD TTS dari PKB ini yang dikirim ke WhatsApp Group Diskusi VoxNtt.com-TTS, Kamis (21/05/2020) pagi.

Thomas mengatakan, untuk memecah “kesunyian” maka di akhir sidang paripurna dengan agenda Penyampaian dan Pembahasan LKPJ Kepala Daerah TTS, Rabu kemarin,
Bupati Epy Tahun mendaulat Wakil Bupati Konay untuk memimpin doa penutup.

“Tidak seperti biasa. Doa itu tanpa gairah, bahasa tubuh memancarkan penolakan. Lidah keluh dan suara serak menghilang di ujung mik,” katanya.

Dari fenomena ini, tulis Thomas, tesis yang mengemuka paket Tahun-Konay retak.

“Silakan pembaca ajukan anti tesis untuk berdamai di ujung sintesa,” ajak Thomas.

Meski demikian, ia mengatakan pada umumnya paket pemenang periode pertama punya misi khusus untuk 5 tahun ke depan akan tancap gas dan mematok area mainnya.

“Ruang gerak wakil terus dihambat. Tak ada niat tulus wakil diberi peran. Maka matai rantai akses ke bawah wakil diputus sejak tahun pertama. Jadilah wakil ‘menganggur’,” urainya.

Mencermati fenomena ini, tandas Thomas, ia pun mengajak semua pihak untuk belajar banyak dari seni berpolitik paket Christian Rotok- Deno Kamelus di Manggarai.

“Mesra dua periode, dan akhirnya Rotok menolong Kamelus meraih kursi nomor satu saat ini,” katanya.

“Kembali ke paket Tahun-Konay konspirasi yang dibangun apakah berangkat teori konflik dengan basis klas atas menengah bawah (Carl Marx). Di mana kelas atas terus menekan ke bawah, sumber/sarana/produk dihambat dengan kuasa di tangan. Maka terjadi konflik “diam”, Konay bergerak dalam senyap tanpa power,” tutup Thomas.

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

army konay DPRD TTS Epy Tahun TTS
Previous ArticleWartawan Malaka Bagi Masker di Pasar Harian Besikama
Next Article Soal Hubungan Retak Tahun-Konay, Begini Komentar Pengamat Hukum Undana

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.