Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Hujan Badai, Ruas Jalan Paralel di Ende Tertimpah Longsor
HEADLINE

Hujan Badai, Ruas Jalan Paralel di Ende Tertimpah Longsor

By Redaksi11 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jalan setelah dibersihkan material longsor di kampung Wolo La, Desa Lisekuru, Kecamatan Lepembusu Kelisoke. (Foto : Ian)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Sebanyak 21 titik longsor di sepanjang ruas jalan paralel Nduaria, Kecamatan Kelimutu menuju Kecamatan Kotabaru.

Longsoran ini disebabkan hujan disertai angin kencang selama empat hari berturut-turut mulai hari Senin hingga Kamis pekan ini.

Berdasarkan pantauan VoxNtt.com, Jumat (10/2) sore, longsoran di kampung Wolo La, Kecamatan Lepembusu Kelisoke sudah dibersihkan petugas. Namun, terdapat sisaan material longsor di badan jalan.

Pengawas Lapangan, Miki Bura Mui, mengakui jalur paralel tersebut tengah dikerjakan oleh PT Dewi Sri Jaya.

Longsoran terjadi pada titik segmen dua yakni mulai dari kampung Wolo La sampai kampung Be’i Ndori Desa Lisekuru, Kecamatan Lepembusu Kelisoke.

Ia mengungkapkan pembersihan longsoran dilakukan dua titik. Titik pertama, di wilayah kampung Wolo La dan titik kedua pada wilayah kampung Be’i Ndori.

“Pembersihan mulai ini sore. Karena ini hari cuaca sudah sedikit baik. Biasanya cuaca di sini kategori ekstrem” katanya.

Miki menjelaskan pengerjaan peningkatan jalan yang menggunakan dana APBD dua tersebut menjadi terhambat akibat itensitas cuaca selama dua pekan terakhir meningkat. Alhasil, pengerjaan jalan per hari idealnya hanya 4 jam saja.

“Ini karena curah hujan tinggi selama ini. Bukan saja itu, angin kencang selama seminggu kemarin membuat pohon-pohon disini tumbang”ucap Miki saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Dikatakannya, material longsoran berupa tanah, batu dan sejumlah pohon besar. Namun, dominan untuk 21 titik tersebut berupa tanah dan bebatuan.

Untuk itu, ia menghimbau agar pengguna jalan lebih waspada saat sedang melintasi jalur tersebut. Sebab, jalan licir dan penuh sisaan material longsoran di badan jalan. Selain itu, beberapa titih tanah labil berpotensi longsor susulan.

“Beberapa titik juga berpotensi longsor. Jadi, kita himbau supaya lebih berhati-hati” tutur Miki.

Ia berharap agar masyarakat tetap tabah dan menahan diri saat menghadang bencana dimaksud. Diharapkan juga agar berkomentar tidak berlebihan.

“Kita harap tidak memberikan komentar berlebihan karena ini adalah bencana alam. Kita juga harap semoga tidak hujan lagi”katanya***(Ian/VoN).

Ende
Previous ArticleLubang Bekas Longsor Sisi Jalan Ruteng-Reo Masih Menganga
Next Article Ini Daftar Desa yang Mengalami Bencana Alam di Mabar

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.