Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kapal Ikan Milik Dinas Perikanan TTU Terbakar di Laut Temkuna
Regional NTT

Kapal Ikan Milik Dinas Perikanan TTU Terbakar di Laut Temkuna

By Redaksi26 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapal Ikan milik dinas Perikanan dan kelautan kabupaten TTU yang diketahui terbakar di pantai Temkuna, Sabtu 25 Juli 2020 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kapal Lempara Ikan milik dinas perikanan dan kelautan kabupaten TTU diketahui terbakar di Pantai Temkuna, desa Humusu Wini, kecamatan Insana Utara, Sabtu (25/07/2020).

Kapal lempara ikan jenis viber glass 10 GT warna putih biru dengan panjang 13 meter dan lebar 3,5 meter tersebut diketahui sementara dikontrak oleh seorang nelayan atas nama Rafael Toda yang beralamat di desa Humusu Wini.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 wita usai mencari ikan, kapal tersebut diketahui berlabuh di pantai Temkuna.

Jarak dari pinggir pantai ke dalam perairan tempat kapal tersebut berlabuh sekitar 600 meter.

Sekitar pukul 13.00 wita, Rafael dihubungi oleh seorang nelayan setempat jika kapal yang dikontraknya tersebut terbakar.

Mengetahui hal tersebut, Rafael pun langsung berlari ke pantai.

Saat tiba di pantai, Rafael melihat kapal tersebut sudah terbakar pada bagian atas dek kapal.

Upaya Rafael untuk meminta bantuan nelayan lainnya guna memadamkan api yang sementara melahap kapal tersebut tidak cukup membantu.

Itu lantaran bahan kapal tersebut mudah terbakar dan juga cuaca panas serta tiupan angin yang kencang sehingga api dengan cepat membakar kapal tersebut.

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun media ini, selain kapal juga terdapat pukat mini porsein sepanjang 300 meter, mesin jenis Yanmar 300, gir box dan genset 2 unit ikut terbakar dalam kejadian naas tersebut.

Kerugian yang ditimbulkan dari musibah tersebut diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Atas kejadian tersebut Rafael pun membuat laporan pengaduan di Polsek Insana Utara pada Sabtu sekitar pukul 15.00 wita.

Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas saat dikonfirmasi VoxNtt.com via pesan WhatsApp, Minggu (26/07/2020) membenarkan adanya kejadian naas tersebut.

Terkait penyebab terjadinya kebakaran, AKBP Nelson mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous ArticleDapat SK dari PKB, Paket Desa Sejahtera Mantapkan Langkah Menuju Pilkada TTU
Next Article Angelius: Kemakmuran Petani Diukur dari Peningkatan Produktivitas

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026

Pengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

15 Agustus 2026

Keuskupan Ruteng Imbau Misa Minggu Digelar di Tempat Aman Pascagempa

15 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026

Pasutri di Wae Ri’i Tewas Tertimpa Tembok Rumah Akibat Gempa

15 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.