Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Warga Woloara Ende Keroyok Orang Gangguan Jiwa Hingga Luka
HUKUM DAN KEAMANAN

Warga Woloara Ende Keroyok Orang Gangguan Jiwa Hingga Luka

By Redaksi4 Agustus 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto:Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepolisian Resor Wolowaru, Kabupaten Ende sedang mendalami kasus penganiayaan oleh warga terhadap seorang pria yang diduga menderita gangguan jiwa.

Lokus kejadian tersebut terjadi di Dusun Nuaone, Desa Woloara, Kecamatan Kelimutu, Minggu (02/08/2020) sekitar Pukul 18.30 Wita.

Kapolsek Wolowaru, Ipda Bayu Rizki Subagyo menyatakan, kejadian tersebut berawal saat korban berinisial EA (45) hendak menusuk warga setempat dengan sebatang kayu.

Warga yang melihat kejadian tersebut, datang menghampiri korban hendak menenangkannya.

“Tusuk tadi itu tidak sampai melukai. Lalu ibu dari si warga tadi berteriak minta tolong untuk mengamankan,” katanya.

Korban EA kemudian berontak dan melakukan perlawanan terhadap warga. Ia berlari ke rumahnya lalu mengambil sebatang besi dan memukul warga lain.

Kata Bayu, seorang warga tersebut mengalami luka sobek pada bagian kepala dan badan.

Karena reaksi korban mengganas, warga setempat beramai-ramai menganiayanya.

“Ya, hingga menyebabkan luka memar pada bagian kepala dan luka robek pada lengan kiri korban,” tutur Bayu saat dikonfirmasi, Selasa (04/08/2020) sore.

Bayu menerangkan bahwa pihaknya sedang mengusut motif dari permasalahan itu.

Kata dia, pihaknya tengah mendalami dengan memeriksa beberapa saksi.

“Untuk motifnya masih kita dalami,”ucap Bayu.

Penulis : Ian Bala

Editor: Irvan K

Ende ODGJ
Previous ArticleHingga Awal Agustus 2020, DPRD NTT Masih Tunggak 14 Ranperda
Next Article Saling Klaim Dapat Parpol di Pilkada Mabar, Pengamat: Politik Itu Sangat Dinamis

Related Posts

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.