Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pesona Air Terjun Muru Keba Waturaka yang Memikat Hati dan Rasa
HEADLINE

Pesona Air Terjun Muru Keba Waturaka yang Memikat Hati dan Rasa

By Redaksi5 November 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pengunjung berwisata di air terjun Muru Keba, Desa Waturaka, Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Hari semakin sore, cuaca mendung pun mulai menutup kampung Waturaka. Tidak asing lagi, kampung yang terletak di kawasan Danau Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT itu memang menyimpan banyak obyek wisata. Ada tempat pemandian air panas, ada keindahan persawahan dan kawah uap serta air terjun yang mempesona.

Oleh orang di sana, obyek wisata air terjun itu dinamakan Muku Reba. Lokasinya memang di luar kawasan pemukiman Waturaka yang jaraknya bisa mencapai 1500 meter.

Air terjun (waterfall) Muku Reba memang menyimpan keindahan yang luar biasa. Itulah sebabnya kami berinisiatif ke sana.

Inilah penampakan air terjun Muru Keba di Waturaka Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Kami menempuh perjalanan lebih dari satu jam dari tempat penginapan di Waturaka. Dengan berjalan kaki lewat saluran irigasi, menyusuri hutan yang rindang dan melewati kali yang tidak begitu ekstrem, lalu kami pun tiba.

Secara kasat mata air terjun itu memang belum terjamah, airnya jernih, udara segar, bersih, sepi, sangat cocok untuk mengistirahatkan sejenak dari rutinitas.

Pemandangan asri lengkap dengan pepohonan hijau membuat air terjun ini primadona dan oasis. Memiliki karakter bertingkat menyatu dengan belantara hutan hingga suasana benar-benar memikat hati dan rasa.

Para pengunjung sedang melintas jembatan bambu menuju air terjun Muru Keba

Air terjun Muku Reba tampaknya sangat tinggi diperkirakan mencapai 60-an meter. Jika dipandang jauh rupanya air sedang jatuh dari langit. Airnya jatuh memecah di permukaan tebing memercik di kawasan itu.

Marselinus Satu, warga Waturaka sedang menjelaskan kondisi kawah uap

Hanya saja belum ada kolam sebagai tempat penampung air di kawasan itu. Jika anda ingin mandi, berdiri saja di dinding tebing itu.

Kawah Uap

Tak jauh dari obyek wisata air terjun itu, ada boleh menyaksikan kawah uap. Kawah itu dinamakan Petu Lemba, sebuah kawah yang mengeluarkan uap putih dan air panas berkeruh.

Kawah uap Petu Lemba berada persis di lereng Gunung Kelimutu yang tidak jauh dari obyek wisata air terjun Muru Keba

Menurut warga setempat Marselinus Satu, kawah Petu Lemba baru muncul belasan tahun yang lalu. Kawah itu muncul berpindah-pindahan.

“Iya kawahnya pindah-pindah. Dulu ada kawah Mutu Lo’o, lalu pindah lagi ke sebelah atas. Muncul air panas dan uap putih,” kata Marselinus.

Sekadar informasi, berdasarkan penelitian Badan Geologi yang dilansir melalui situs geologi.esdm.id menyebutkan kawah tersebut berada persis di lereng Gunung Kelimutu bagian timur. Kawah itu muncul kemungkinan akibat dari kebocoran danau Kelimutu.

Kawah uap Mutu Lo’o tampak sudah kering dan tidak beraktivitas lagi

Kemudian munculnya aktivitas vulkanik berupa air panas dan titik solfatara atau sumber gas belerang. Hasil penelitian itu menyebutkan suhu air panas mencapai 87,1 derajat celsius sedangkan suhu solfatara lebih tinggi mencapai 96, 4 derajat celsius.

Kawah itu muncul kemungkinan pengaruh dari aktivitas vulkanik Gunung Kelimutu. Kondisi ini tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat setempat termasuk wisatawan.

Para pengunjung boleh menyaksikan kondisi kawah beruap putih di lereng Gunung Kelimutu itu. Namun, disarankan agar tetap waspada dan berhati-hati.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Air Terjun Muru Keba Waturaka Ende
Previous ArticleGelar Demplot, PT Petrokimia Gresik Edukasi Petani Lakukan Pemupukan Berimbang
Next Article 8 Pekerja Migran Jadi Korban Trafficking di Solomon Islands, HTW Desak Kemenlu Lindungi WNI

Related Posts

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

STIPAR Ende Bekali Calon Wisudawan lewat Seminar Akademik

13 Februari 2026

PLN Sigap Tangani Kebakaran Gudang Logistik di Flores Barat

27 Januari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.