Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Australia Tidak Ingin Terburu-buru Suntik Vaksin Covid-19
INTERNASIONAL

Australia Tidak Ingin Terburu-buru Suntik Vaksin Covid-19

By Redaksi5 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Perdana Menteri Inggris Scott Morrison (AP/Andrew Taylor)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Australia tidak ingin terburu-buru melakukan vaksinasi Covid-19. Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyatakan, pihaknya tidak akan mengambil “risiko yang tidak perlu” dan meniru persetujuan vaksin dari Inggris.

Sementara vaksinasi sudah berjalan dengan baik di banyak negara, otoritas farmasi Australia diperkirakan tidak akan memutuskan obat kandidat hingga sekitar satu bulan lagi, dan bertujuan untuk memberikan dosis pertama pada akhir Maret. Demikian seperti mengutip laman Channel News Asia, Selasa (5/1/2021).

Ketika ditekan tentang jadwal yang dinilai lamban, Morrison–yang di awal pandemi mengatakan akan membuat Australia berada “di depan” untuk vaksin apa pun–menyarankan negara-negara yang dilanda virus seperti Inggris telah dipaksa untuk mengambil risiko dengan persetujuan darurat.

“Australia tidak berada dalam situasi darurat seperti Inggris. Jadi kami tidak perlu mengambil jalan pintas. Kami tidak harus mengambil risiko yang tidak perlu,” kata pemimpin konservatif itu kepada radio lokal 3AW.

Australia sebagian besar telah menghilangkan penularan komunitas tetapi saat ini berjuang untuk menahan kelompok kecil penyakit di kota-kota terbesar di negara itu, yakni Sydney dan Melbourne.

Morrison menambahkan Inggris, dengan hampir 60.000 kasus Covid-19 sehari berada “dalam fase paling awal” dari peluncuran vaksin dan “memiliki beberapa masalah, dan mereka melakukannya dalam keadaan darurat”.

“Mereka tidak menguji batch vaksin sebelum disebarluaskan ke seluruh populasi, itu pemahaman saya,” kata Morrison, bersikeras Australia akan melakukan pengujian semacam itu.

Perdana Menteri Australia selama berminggu-minggu mengatakan bahwa upaya vaksinasi massal di Inggris, Amerika Serikat, dan tempat lain akan memberi Australia lebih banyak data tentang keamanan vaksin daripada yang bisa dilakukan jejak klinis.

Australia, dengan sekitar 25 juta populasi, telah setuju untuk membeli hampir 54 juta dosis vaksin Universitas Oxford / AstraZeneca, dengan 3,8 juta akan dikirimkan awal tahun ini.

Ia juga mencapai kesepakatan untuk 51 juta dosis Novavax tahun ini, 10 juta dosis vaksin Pfizer / BioNTech awal tahun ini, dan telah diinvestasikan dalam vaksin domestik Universitas Queensland yang dibatalkan saat masih dalam uji coba.

Sumber: Liputan6

internasional
Previous ArticlePemda Diminta untuk Tidak Paksakan Sekolah Tatap Muka
Next Article Mengaku Dianiaya dan Dilecehkan di Rujab Bupati, BWA Mengadu ke Polres TTU

Related Posts

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022

Daftar 15 Negara Tertua di Dunia, Terbanyak di Asia

6 April 2022

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

4 April 2022
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.