Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Penutupan IGD RSUD Ruteng Tidak Terkait Direktur Positif Covid-19
KESEHATAN

Penutupan IGD RSUD Ruteng Tidak Terkait Direktur Positif Covid-19

By Redaksi13 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
RSUD dr. Ben Mboi Ruteng (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ben Mboi Ruteng sempat ditutup pada Rabu (13/01/2021). Penutupan IGD diumumkan secara tertulis oleh Kepala Tata Usaha RSUD Maksimilian Kolbe.

Dalam surat tersebut, Kolbe menyebutkan kondisi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Manggarai dan pertimbangan faktor risiko yang terjadi IGD rumah sakit tersebut sebagai alasan penutupan sementara pelayanan.

Baca Juga: Direktur RSUD Ben Mboi Ruteng Positif Covid-19

“Maka dengan ini disampaikan bahwa, untuk sementara pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD RSUD dr. Ben Mboi akan dihentikan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” tulis Kolbe.

Namun pada Rabu sore, manajemen rumah sakit kembali membuka pelayanan menyusul pengumuman tertulis yang juga disampaikan Kepala Tata Usaha RSUD.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Lodovikus D Moa menjelaskan, penutupan sementara pelayanan IGD RSUD Ben Mboi Ruteng tidak berkaitan dengan kondisi dokter Verovica Immaculata Djelulut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dirut RSUD Ruteng Jalani Karantina di Rumah

“Tidak berkaitan dengan itu,” ujar Lodi, Rabu (13/01/2021) malam.

Penutupan IGD, lanjut dia, hanya berlangsung sementara. “Mereka (Kepala Tata Usaha RSUD Ben Mboi Ruteng) salah menyampaikannya. Sebenarnya itu hanya sebentar saja,” jelas Lodi.

Lodi menjelaskan, penutupan sementara IGD dilakukan agar petugas bisa melakukan disinfeksi karena pasien positif Covid-19 yang meninggal di rumah sakit itu Rabu pagi, awalnya dilayani melalui IGD.

“Pelayanan pasien darurat tetap berjalan seperti biasa. Hanya petugas perlu melakukan disinfeksi karena pasien yang menainggal tadi pagi itu, kemarin masuk rumah sakit melalui IGD,” jelas Lodi.

Lodi memastikan, pelayanan di RSUD Ben Mboi Ruteng tetap berjalan seperti biasa.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Yohanes

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur RSUD Ruteng Virus Corona
Previous ArticleTerkonfirmasi Positif Covid-19, Dirut RSUD Ruteng Jalani Karantina di Rumah
Next Article Meski Ada Vaksin, Pemkab Ende Tetap Tingkatkan Pencegahan Covid-19 Melalui Penerapan 3 M

Related Posts

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.