Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Ratusan Mayat Muncul Bersamaan dengan Meluapnya Air Sungai Gangga
INTERNASIONAL

Ratusan Mayat Muncul Bersamaan dengan Meluapnya Air Sungai Gangga

By Redaksi27 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan mayat muncul bersamaan dengan meluapnya air Sungai Gangga (Foto: Dw.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Ratusan mayat ditemukan seiring dengan meluapnya air sungai Gangga, India ketika hujan pada Kamis (24/06/2021).

Mayat-mayat tersebut bermunculan setelah pasir di tepian sungai terbawa arus air.

Kota Prayagraj, negara bagian Uttar Pradesh menjadi salah satu tempat munculnya mayat-mayat tersebut. Mayat-mayat itu kemudian dikremasi.

Melansir NDTV, Neeraj Kumar Singh pejabat sipil setempat mengatakan, dia mengkremasi 40 mayat dalam waktu 24 jam.

Kemudian di Kota Allahabad dalam tiga minggu terakhir total ada 150 jenazah yang harus dia kremasi.

“Kami tidak menggali jenazah, hanya yang mengambang karena naiknya permukaan air yang dikremasi,” katanya dikutip dari AFP, Sabtu (26/06/2021).

“Area itu tersebar lebih dari satu kilometer dan perkiraan kami ada sekitar 500 sampai 600 mayat yang terkubur,” kata Singh kepada AFP.

Beberapa mayat dilaporkan tampak masih memakai selang oksigen di mulutnya.

Singh menduga, tampaknya orang tersebut sakit sebelum meninggal.

“Anda dapat melihat orang itu sakit, dan keluarga membuangnya di sini lalu pergi.”

“Mungkin mereka takut, saya tidak tahu,” lanjut Singh.

Tidak semua mayat membusuk. Kondisi beberapa di antaranya mengindikasikan baru dikuburkan.

Sebagian besar jenazah diyakini adalah pasien virus corona yang meninggal pada April dan Mei ketika India dilanda lonjakan kasus Covid-19.

Beberapa keluarga tidak mampu membeli kayu bakar untuk kremasi tradisional Hindu, sehingga jenazah dibenamkan di Sungai Gangga atau dikubur di gundukan pasir tepi sungai.

Permukaan air sungai suci itu sekarang naik karena hujan musiman, yang menghanyutkan pasir sehingga mayat-mayat pun terlihat.

Banyaknya jenazah yang bermunculan memicu kecurigaan bahwa total kematian pasien Covid-19 di India mungkin lebih dari satu juta, beberapa kali lipat dari jumlah resmi yang hampir 400.000. Demikian laporan Kompas.com.

Penulis: Asis

India internasional
Previous ArticleCerpen: Perempuan Hebat
Next Article Kasus Pengiriman Tenaga Kerja ke Kalimantan, Polres TTU Lengkapi Petunjuk Jaksa

Related Posts

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022

Daftar 15 Negara Tertua di Dunia, Terbanyak di Asia

6 April 2022

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

4 April 2022
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.