Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»51 ODGJ Masih Dipasung, Ini yang akan Dilakukan Pemkab Mabar
KESEHATAN

51 ODGJ Masih Dipasung, Ini yang akan Dilakukan Pemkab Mabar

By Redaksi21 September 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT– Angka Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) hingga kini mencapai 442 orang. Ada 51 orang di antaranya masih dipasung.

Wakil Bupati Mabar dr. Yulianus Weng mengatakan, dalam mengatasi ODGJ di kabupaten itu, Pemkab Mabar telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI.

Saat ini kata dia, dokter dan perawat sedang diberi pelatihan penguatan Program Pelayanan Kesehatan.

Yulianus mengatakan, pelatihan tersebut langsung diberi oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/Direktorat P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan.

BACA JUGA: Kemenkes Beri Pelatihan Penguatan Program Pelayanan Kesehatan bagi Dokter dan Perawat di Mabar

“Dengan dilatih semua orang wajib membantu ODGJ. Semua puskesmas bisa merawat ODGJ,” kata Wabup Yulianus kepada VoxNtt.com, Senin (20/09/2021).

BACA JUGA: Pemkab Mabar Pastikan Tahun 2022 Tidak Ada Lagi ODGJ yang Dipasung

Pemkab Mabar kata dia, sedang berencana menyiapkan selter sementara untuk ODGJ di kabupaten ujung barat Pulau Flores itu.

“Misalnya di Komodo kita bagi personal supaya mereka bisa tertangani,” tegasnya.

Dia juga menyebut, akan bekerja sama dengan semua LSM, beserta biara yang fokus merawat ODGJ. Dengan demikian penderita (ODGJ) bisa langsung ditangani dan menjadi perhatian pemerintah.

BACA JUGA: Capai 5.555 Orang, Jumlah ODGJ di NTT Tertinggi di Indonesia Timur

“Dengan pelatihan ini, jadi nanti obat kita dibantu, cara merencanakan obat oleh tim nantinya juga akan dilatih. Hari kamis ini akan kita lepas satu ODGJ sebagai bentuk aksi nyata perhatian pemerintah terhadap ODGJ,” tutupnya

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat ODGJ ODGJ NTT Yulianus Weng
Previous ArticlePemkab Mabar Pastikan Tahun 2022 Tidak Ada Lagi ODGJ yang Dipasung
Next Article Vonis Tingkat Banding, Hukuman Mantan Bupati Mabar Bertambah Menjadi 9 Tahun Penjara

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.