Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Pembukaan PKW: 64 Anak Muda di Manggarai Barat Belajar Menenun
Seni dan Budaya

Pembukaan PKW: 64 Anak Muda di Manggarai Barat Belajar Menenun

By Redaksi20 Oktober 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyerahan bantuan berupa alat tenun dan benang oleh Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Mabar kepada anak muda yang mengikuti PKW (Foto: Sello Jome /Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Program Kecakapan Wirausaha (PKW) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) resmi mulai dibuka, Rabu (20/10/2021).

PKW tersebut dilaksanakan berkat kerja sama dengan Kemendikbud, Dekranas, Dekranasda NTT dan Dekranasda Mabar.

Ketua Dekranasda Mabar Trince Yuni Endi menjelaskan, kegiatan pelatihan tersebut dibuat bagi anak-anak muda yang ingin ikut ambil bagian dalam menenun.

“Jadi judulnya ini Peningkatan Kecakapan Wirausaha Tenun Songke Generasi Muda Manggarai Barat,” ungkap Trince kepada VoxNtt.com.

Dalam kegiatan ini kata dia, generasi muda Manggarai Barat diberi bantuan berupa alat tenun serta berupa bahan dasar tenun seperti benang dan lain-lain.

Trince mengatakan, kegiatan yang berpusat di Kecamatan Lembor tersebut diikuti oleh 64 anak muda dan semuanya adalah perempuan.

“Kegiatan ini diikuti oleh 64 anak muda, semuanya perempuan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat dan semuanya dipusatkan di Lembor,” lanjutnya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini kata dia, untuk melatih generasi muda yang ingin menjaga tradisi menenun di Manggarai Barat.

“Agar tradisi menenun di Kabupaten Manggarai Barat tetap hidup dan tetap ada,” tambahnya.

Saat Pembukaan PKW, turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Mabar Fraksi Partai NasDem Yopi Widianty, Wakil Dekranasda Mabar Melly Siboe Weng, dan Camat Lembor Pius Baut.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

 

Dekranasda Mabar Dekranasda NTT Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleDitebas ODGJ, Seorang Warga Pejalan Kaki di Kota Ruteng Dilarikan ke RSUD Ruteng
Next Article Dika Silaban Merilis Single Perdana “Tanpa Cintamu”

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.