Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Angka Pengangguran di Manggarai Barat Meningkat Cukup Signifikan
Regional NTT

Angka Pengangguran di Manggarai Barat Meningkat Cukup Signifikan

By Redaksi29 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (NakerTransKopUKM) Theresia Primadona Asmon (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Angka pengangguran di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) meningkat cukup signifikan di tahun 2021.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (NakerTransKopUKM) Theresia Primadona Asmon menyebut, kenaikan angka pengangguran di tahun 2021 cukup signifikan ketimbang di tahun 2020.

“Survei Angkatan Kerja Nasional itu, peningkatan angka pengangguran terbuka di tahun 2020 angka pengangguran itu di angka 3,72 persen. Di Agustus 2021 itu ada 4,94 persen. Kenaikannya cukup signifikan lebih dari 1 digit,” ungkap Theresia saat ditemui VoxNtt.com di ruangan kerjanya, Selasa (29/03/2022) siang.

Theresia mengatakan, jika dilihat dari presentase jumlah orangnya, angka pengangguran di Mabar mencapai 6941 orang.

“Yang di tahun 2021 mau masuk angka 7000, yang di tahun 2020 hanya 5000-an di tahun 2021 itu naik,” jelas Mantan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Mabar itu.

Theresia memaparkan, pandemi Covid-19 memberi dampak cukup besar dalam meningkatnya angka pengangguran di Mabar.

“Ketika dilihat, pandemi Covid-19 yang memberi dampak cukup besar. Rata-rata pekerja kita bekerja di industri atau sektor Kepariwisataan. Di tahun 2020 itu cukup banyak, terus di sisi lain tanpa kita sadari ternyata sektor-sektor yang sejenis juga berdampak di luar wilayah kita. Misalnya orang-orang Manggarai Barat yang kerja di Bali, di Jakarta yang mengalami hal ini juga dan akhirnya dirumahkan,” papar Theresia

“Dan juga ada di sektor yaitu pekerja informal terbanyak kita masih di sektor pertanian. Jadi ada berapa banyak yang di saat itu, tidak bekerja karena ada perbaikan irigasi. Itu faktor-faktor menurut kacamata kami. Faktor-faktor penyebab kenapa angka pengganguran di Mabar meningkat,” tambahnya

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Disnakertrans Mabar Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleIni 5 Manusia Terbaik di Dunia Sepanjang Masa yang Paling Berpengaruh
Next Article Buka Rakornas Bidang Perpustakaan 2022, Menko PMK Minta Harus Pandai Pilih Bahan Belajar

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.