Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Penggunaan Uang Rp 670 Juta di Desa Kakor Ruteng Disinyalir Bermasalah
VOX DESA

Penggunaan Uang Rp 670 Juta di Desa Kakor Ruteng Disinyalir Bermasalah

By Redaksi27 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Dana Desa (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Penggunaan dana desa yang dialokasikan untuk pembangunan fisik di Desa Kakor, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai diduga bermasalah.

Pasalnya, penggunaan dana desa sebesar Rp 670 juta tahun 2016 lalu tersebut terindikasi tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Kosmar Ador, tokoh masyarakat Desa Rai kepada wartawan, Minggu (26/3/2017)  mengaku, total dana desa tahun 2016 untuk desanya sebanyak Rp  1 miliar lebih. Sebanyak Rp 670 juta diantaranya untuk pembangunan fisik. Sedangkan sisanya untuk administasi termasuk perjalanan dinas kepala desa dan aparatnya.

Dia menduga kuat penggunaan dana desa tahun 2016 bermasalah dan bahkan tidak sesuai spesifikasi.

Ador menjelaskan, dana 670 juta tahun lalu itu dialokasi untuk pembangunan rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 20 unit, pembangnan jalan rabat sepanjang 350 meter yang menghubungkan antara RT 01 dan RT 04- Desa Kakor dengan anggaran sebesar Rp 36 juta.

Dia menegaskan,pengerjaan fisik tersebut tidak sesuai aturan teknis. Misalnya dalam gambar sudah ditentukan pengerjaan rabat beton harus menggunakan batu 2/3. Namun saat pengerjaan tampaknya  tidak dipakai.

Selain itu lanjut Ador, dalam pembangunan rumah tidak layak huni diduga kepala desa Kakor melakukan penggelembungan harga material. Ia pun menduga bantuan rumah tersebut tidak tepat sasaran.

“Kami lihat dalam pemanfaatan dana desa tahun 2016 di desa Kakor banyak yang tidak sesuai aturan,pengerjaan rabat beton tidak pakai batu sesuai yang tertuang dalam gambar,gelembung harga material untuk rumah tidak layak huni dan sebagainya. Kami minta polisi atau jaksa segera usut,”katanya.

Saat pengerjaan fisik kepala desa menyembunyikan rancangan dana dan gambar. Sehingga masyarakat dan bahkan buruh yang mengerjakan tidak tahu sama sekali.

“Selama ini RAB disembunyikan kepala desa,kami tidak tahu. Setelah ada ribut baru diberikan RAb dan ternyata ada alokasi dana untuk pembelian batu 2/3,” kata Ador.

Dikatakan juga, dana sebesar 51 juta lebih untuk perjalanan dinas kepala desa dan aparat juga tidak jelas penggunaan.

Ador menyatakan  dalam rapat mendengkarkan laporan keterangan pertnggungjawaban dana desa (LKPD) beberapa waktu lalu, semua warga termasuk BPD menyatakan menolak laporan kepala desa.

Sementara itu, Kepala desa Kakor Maria Goreti Kelen yang dikonfirmasi wartawan  melalui nomor telepon genggamnya  tidak menjawab. (Adrianus Aba/VoN)

 

Manggarai
Previous ArticleTiga Hari Tak Pulang Rumah, Kakek Asal Bondo Ditemukan Membusuk
Next Article Di Ende, Pelaku Remas Payudara Tiga Pegawai Cantik Dibekuk Polisi

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.