Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tak Bosan untuk Peduli Lingkungan, Indonesia Financial Group Bersih-bersih Pantai di Pulau Padar
Regional NTT

Tak Bosan untuk Peduli Lingkungan, Indonesia Financial Group Bersih-bersih Pantai di Pulau Padar

By Redaksi9 November 20233 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Indonesia Financial Group saat menggelar kegiatan bersih-bersih pantai di Pulau Padar, Kamis (09/11/2023)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Perkembangan aktivitas pariwisata di Labuan Bajo meningkat setiap tahunnya.

Peningkatan tersebut dapat terlihat dari banyaknya wisatawan lokal dan mancanegara yang mengunjungi Labuan bajo untuk menikmati keindahan panorama alamnya.

Hal tersebut berdampak pula pada peningkatan investasi di bidang pariwisata seperti pembangunan hotel,
ruang pertemuan, dan kapal wisata yang menimbulkan potensi pada peningkatan dampak sampah yang dihasilkan khususnya di lokasi wisata.

Taman Nasional Komodo menjadi daya tarik pariwisata utama di Labuan Bajo baik keindahan dan ekosistem alam bawah laut, kepulauan, dan habitat Komodo.

Beragam aktivitas konservasi dilakukan oleh Balai Taman Nasional Komodo termasuk menjaga ekosistem taman nasional dari polusi sampah plastik.

“Hari ini kami lakukan kegiatan TJSL berupa aksi peduli lingkungan di Pulau Padar dan berhasil dapatkan sampah seberat 166 kg,” jelas Sekrtaris Perusahaan Indonesia Financial Group (IFG), Oktarina Dwidya Sistha,
dalam keterangan pers tertulisnya yang diterima awak media, Kamis (09/11/2023).

Sebagai salah satu daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak luput dari permasalahan yang sama seperti kota pariwisata lain salah satunya yaitu permasalahan sampah plastik yang ada di pantai dan jalan reklamasi.

Sistha menambahkan IFG mengusung tema “Kita Bersihkan, Kita Lestarikan, Labuan Bajo untuk Pariwisata Berkelanjutan” yang terus dikomunikasikan kepada masyarakat.

Sampai saat ini masih ada sampah yang dibuang sembarangan oleh pengunjung di sekitar lokasi wisata.

Banyaknya sampah plastik dapat menjadi pertanda bahwa kehidupan ekonomi masyarakat berkembang tentu hal tersebut berdampak positif pada perekonomian daerah.

Namun sebagian besar pihak fokus pada nilai ekonomi saja tanpa memikirkan masalah lingkungan yang akan timbul.

“Jika masalah lingkungan terus dibiarkan lambat laun akan berdampak negatif pada tingkat kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo,” jelas Sistha.

IFG sangat peduli terhadap isu lingkungan sampah plastik yang ada di Labuan Bajo, program ini mulai dilaksanakan pada tahun 2022 dan rutin sampai dengan saat ini.

Sebelumnya IFG telah melaksanakan kegiatan lingkungan dalam rangka road to IFG Labuan Bajo Marathon 2023 di antaranya Literasi dan Bersih-bersih sampah plastik di kawasan Pantai Binongko, Labuan Bajo, Literasi sampah plastik dan kreasi daur ulang sampah di SDN 02 Labuan Bajo, bersih-bersih sampah plastik di Desa Pasar Baru Labuan Bajo.

“Beberapa kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk mempertahankan kebersihan dan keindahan alam sebagai upaya peningkatan pariwisata secara berkelanjutan,” ungkap Sistha.

Dalam mendukung kegiatan konservasi tersebut, IFG berkolaborasi dengan Kole Project yang merupakan perusahaan pengelolaan sampah daur ulang dengan menggerakan ekonomi sirkular di Labuan Bajo dan petugas dari Balai Taman Nasional Komodo melaksanakan program TJSL IFG yaitu Bersihkan Sampah Plastik di Pulau Padar dengan tajuk “Kita Bersihkan, Kita Lestarikan, Labuan Bajo untuk Pariwisata Berkelanjutan” pada Minggu, 05 November 2023 yang juga melibatkan komunitas dan relawan peduli lingkungan di Labuan Bajo.

Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan sebanyak 166,1 kg yang terdiri dari 45 kg PET, 7,5 kg HDPE, 15 kg PP ember, 2kg PP gelas, 5 kg HDPE Oli, 18 kg botol kaca kecil, 2 kg botol kaca serang dan 53 kg sampah residu.

Selanjutnya sampah tersebut akan didaur ulang dan dikelola sesuai jenisnya menjadi barang guna baru yang memiliki nilai ekonomi oleh pabrik daur ulang Kole Project dan sampah residu akan dibawa ke TPST dan TPA Warloka.

“Semoga dari seluruh program lingkungan yang telah dijalankan IFG dapat memantik kesadaran seluruh pihak di Wilayah Labuan Bajo untuk terus dapat merawat lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” tutup Sistha. [VoN]

IFG IFG Labuan Bajo Marathon Pulau Padar Taman Nasional Komodo
Previous ArticleBenarkah Ada Penggeledahan dan Penggelapan Pajak di Hotel Loccal Collection? Simak Penjelasannya
Next Article Pengacara Umbu Kabunang Minta Polda NTT Tidak Tahan Pendeta Yandri Manobe

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.