Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Anggota DPRD Ende Lapar, Rapat Paripurna Pembahasan Tatib Diskorsing
Regional NTT

Anggota DPRD Ende Lapar, Rapat Paripurna Pembahasan Tatib Diskorsing

By Redaksi3 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Rapat Paripurna DPRD Ende saat pembahasan tata tertib. (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT– Rapat Paripurna antara DPRD Ende dan Pemerintah dengan agenda Pembahasan Tata Tertib (Tatib) pada Senin (3/4/2017) akhirnya skorsing. Hal ini disebabkan sejumlah anggota dewan lapar.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh wakil ketua DPRD Emanuel E. Rede sedikit tegang setelah hujan interupsi oleh Abdul Kadir politisi PKB.

“Sudah setengah tiga pak. Kita bahas hal penting masa tidak disiap makan,” ujar Kadir lantas membuang bungkusan snak ke depan meja.

Dihadapan Bupati Marselinus YW Petu, Kadir protes karena pihak Sekretaris Dewan tidak menyiapkan makanan.

Kadir memarahi pihak Sekwan dan meminta kepala bagian umum menyiapkan makanan.

Semua anggota dewan serta sejumlah pegawai dari berbagai SKPD akhirnya memusat perhatian kepada Kadir yang terus memarahi pihak Sekwan.

“Saya minta skor dulu,” kata Kadir dengan nada sedikit tinggi.

Disaksikan VoxNtt.com, sidang yang dimulai sekitar pukul 12.00 wita berakhir skorsing pada pukul 14.30 wita.

Pemimpin sidang kemudian memutuskan untuk skorsing. Usai itu, satu per satu sejumlah anggota dewan meninggalkan ruang paripurna.

Diikuti Bupati Marselinus serta sejumlah pegawai yang hadir.

Hingga berita ini diturunkan, Rapat Paripurna Pembahasan Tata Tertib belum dilanjutkan. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleBupati Deno Tanggapi Kasus Bunuh Diri Mahasiswa STIKES Ruteng
Next Article Soal Maraknya Kasus Bunuh Diri di Ruteng, Ini Komentar Psikolog

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.