Borong, Vox NTT- Pemerintah Desa Golo Nderu, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diminta agar menerima kritikan masyarakat demi kemajuan pembangunan di desa. “Harapannya, Pemdes (Golo Nderu) bisa menerima segala bentuk kritikan yang disampaikan masyarakat, khususnya dari aktivis mahasiswa. Bahwasannya, Pemdes harus lapang dada dan menganggap kritikan itu sebagai bahan untuk kemajuan bersama di desa ini,” pinta Alvino Latu, tokoh muda asal Lamba saat melakukan musyawarah dusun (MusDus) di Lamba, Jumat (31/08/2018). Dalam kesempatan itu, Alvino juga mengusulkan agar di tahun anggaran 2019 Pemdes Golo Nderubisa membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Badan usaha ini sangatlah penting untuk membantu meningkatkan…
Penulis: Redaksi
*) Cerpen Rian Odel Aku baru saja mendaraskan doa Bapa Kami di dalam salah satu gereja paroki nan megah di kota kelahiranku. Kota berwarna pelangi menurut pandangan mata hatiku. Selain itu, dalam doa tengah hari ini, aku tidak lupa mendoakan keselamatan roh para arwah yang masih hidup di kepalaku. Diluar gedung gereja hari kian panas menyengat damai di tengah dada ini. Suasana kota terdengar bising dan kacau-balau oleh lalu-lalang kendaraan. Mau bilang apa,inilah realitas kota yang ramai akan segala macam persoalan, mulai dari rumah tangga, bisnis, hukum,politik, bahkan pembunuhan. Ah.. Dan kejadian yang mutakhir ialah, semacam drama pembunuhan berencana yang…
Lewoleba, Vox NTT-Konon, musik tradisonal ini yang menjadi cikal bakal lahirnya nama edang (kemudian Kedang) di Lembata, Flores, NTT. Edang tatong terdiri dari dua kata. E artinya “kami”, dang artinya “memukul” (memukul musik). Jadi, edang artinya kami memukul musik tatong. Namun versi lain, Kedang berasal dari nama Edang Eor (istri Uyolewun). Musik tatong diperkirakan lebih tua dari musik sasando. Tatong terbuat dari bambu; dimainkan dengan cara dipetik atau dipukul dan pernah mendapat penghargaan karya budaya bangsa tingkat nasional pada 17 Oktober 2017 lalu. Alat musik ini pernah pernah dimainkan pada acara peluncuran Festival Tiga Gunung Lembata di Balairung Soesilo Soedirman,…
Mbay, Vox NTT- Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi 02 GT 66 yang mengangkut hewan tujuan Marapokot -Jeneponto sempat hilang kontak. KLM yang dinakhodai oleh Suardi itu berangkat dari Pelabuhan Marapokot Nagekeo pada Kamis, 30 Agustus 2018, sekitar pukul 12.30 Wita. Namun hingga Jumat, 31 Agustus 2018, belum diketahui keberadaannya karena hilang kontak. Kapal itu akhirnya ditemukan tim basernas Probolinggo pada Sabtu, 01 September 2018. Kabar penemuan KLM Wahyu dibenarkan oleh Petugas Pelaksanaan Harian Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) /Syahbandar Marapokot, Marselinus Tajong. Saat dihubungi VoxNtt.com, Minggu (02/09/2018), Marsel mengatakan, KLM Wahyu ditemukan di Perairan Probolinggo. “Info dari Probolinggo bahwa…
*)Puisi-puisi Rizal L, bergiat di Komunitas KAHE Maumere Alpha segala jalan menujuMu adalah pulang berkalang sunyi tanpa sepi yang luka Siapa berumah sunyi membuka jalan menuju pulang padaMu Bdh-MoF, 20 Feb 2018 Luna Datanglah kemari pada tanggal merah jambu ketika purnama berkerudung ungu menenun corona pada bentangan lazuardi Malam tak akan berkabar tentang kelam tapi tentang kalam yang ditemurunkan dari mulut ke mulut Kakek nenek pada ayah ibu ayah ibu pada kami dalam selingkar kecil menganyam cerita Bdh-MoF, 21 Februari 2018 Angelus Selarik saja usai usia mimpi …. Aku ini hamba Tuhan Terjadilah padaku Seturut kehendak-Mu Bdh-MoF, 22 Februari 2018…
Mbay, Vox NTT-Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi 02 GT 66 kapal pengangkut hewan tujuan Marapokot ke Jeneponto hilang kontak. KLM Wahyu itu dinakodai Suardi. Petugas Pelaksanaan Harian Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP)/syahbandar Marapokot, Marselinus Tajong mengatakan, KLM Wahyu Ilahi 02 GT 66 berangkat dari pelabuhan pada Jumat, 30 Agustus 2018 sekitar pukul 12.30 Wita. Namun hingga Sabtu, 01 September 2018, belum diketahui keberadaannya karena hilang kontak. “Awal kita dapat informasi dari Kantor Basernas Maumere. Kantor basernas tahu bahwa hilang kontak berdasarkan informasi dari keluarga Anak Buah Kapal (ABK) dan para pengantar hewan yang berada di Jeneponto,” kata Marsel saat…
Oleh: Pius Rengka Rensi Ambang, sebuah nama. Pria asli Manggarai Flores itu sudah nikah dan punya anak. Dua pekan ini, namanya mengambang di ambang pintu peradaban. Memang, Rensi telah berkibar cukup lama. Dia pelantun lagu Manggarai. Kocak, reflektif dan menyejarah. Suranya merdu, enak didengar. Hari-hari ini Ambang jadi obyek uji publik. Dia dipuja, dibela dan dihujat. Puja dan puji seiring sejalan hujatan massa tanpa lelah dari segala arah. Apa pasal. Soal dia simple. Tetapi serius. Dia menghajar pria lain. Tindakan itu disiar langsung di media sosial. Sontak saja mata aneka jagat terpana pada aksi kekerasan itu. Riuh protes pun menyeruak…
Ruteng, Vox NTT- Anggota DPRD Manggarai, Marsel Nagus Ahang mengajak rekan dewannya, Yoakim Jehati agar bersama-sama mendorong Polres Manggarai untuk mengusut tuntas kasus Rensi Ambang dengan Melkior Merseden Sehamu alias Eki. “Harapannya kawanku Pak Yoakim Jehati mari kita bersama-sama mendorong pihak penegak hukum untuk bisa mencari titik temu siapa yang benar dan siapa yang salah dalam masalah tersebut,” ujar Ahang menghubungi VoxNtt.com, Sabtu (01/09/2018). Dia meminta Yoakim agar membiarkan masyarakat Manggarai berkomentar di facebook seputar kasus Rensi Ambang dan Eki. “Biarkan masyarakat Manggarai Raya berkomentar sesuai keinginan mereka. Beri mereka hak kemerdekaan dalam bermedsos,” kata Ahang. Ajakan Ahang tersebut disampaikan…
Mbay, Vox NTT- Animo calon mahasiswa baru di Kabupaten Nagekeo dan NTT umumnya untuk melanjutkan studi sarjana di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nusa Bunga Floresta (NBF) menurun dari tahun ke tahun. Hal itu diduga karena terpengaruh dengan berita hoax yang disebar orang tak bertanggung jawab di tengah masyarakat, bahwasannya status sekolah tersebut tidak jelas. Demikian disampaikan Ketua STKIP NBF Mbay, Prof. Dr. Drs. A. Mans Mandaru, M.Pd dalam rapat senat terbuka sekaligus melepas 130 wisudawan/i perdana kampus itu, yang berasal dari Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan anak usia dini (PGPAUD) di Aula Setda Nagekeo, Sabtu (01/09/2018) pagi.…
Kupang, Vox NTT-Bupati Ngada, Marianus Sae dituntut 10 tahun penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Jumat (31/08/2018). Bupati Ngada dua periode ini sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di sebuah hotel di Surabaya, Minggu 11 Februari 2018 lalu. Di Surabaya, KPK mengamankan Marianus bersama Ketua Tim Penguji Psikotes Calon Gubernur NTT Ambrosia Tirta Santi. Keduanya sempat diperiksa KPK di Polda Jawa Timur. Hasil penyidikan KPK, mantan calon Gubernur NTT ini aktif meminta komisi atau fee dari proyek yang didanai APBD kepada perusahaan rekanan. KPK menerangkan korupsi yang dilakukan Marianus sejak 2011 hingga 2018 itu mengumpulkan uang sebanyak Rp 5,3…
