Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Medsos»Kasus Rensi Ambang: Ahang Ajak Yoakim Dorong Kepolisian
Medsos

Kasus Rensi Ambang: Ahang Ajak Yoakim Dorong Kepolisian

By Redaksi1 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Marsel Nagus Ahang, anggota DPRD Manggarai (Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Anggota DPRD Manggarai, Marsel Nagus Ahang mengajak rekan dewannya, Yoakim Jehati agar bersama-sama mendorong Polres Manggarai untuk mengusut tuntas kasus Rensi Ambang dengan Melkior Merseden Sehamu alias Eki.

“Harapannya kawanku Pak Yoakim Jehati mari kita bersama-sama mendorong pihak penegak hukum untuk bisa mencari titik temu siapa yang benar dan siapa yang salah dalam masalah tersebut,” ujar Ahang menghubungi VoxNtt.com, Sabtu (01/09/2018).

Dia meminta Yoakim agar membiarkan masyarakat Manggarai berkomentar di facebook seputar kasus Rensi Ambang dan Eki.

“Biarkan masyarakat Manggarai Raya berkomentar sesuai keinginan mereka. Beri mereka hak kemerdekaan dalam bermedsos,” kata Ahang.

Ajakan Ahang tersebut disampaikan sebagai respon atas pernyataan Yoakim Jehati terkait kasus Rensi Ambang dan Eki.

Sebelumnya, Yoakim meminta masyarakat agar stop bully mem-bully di media sosial (medsos) seputar kasus tersebut.

Dia beralasan, kasus antara Rensi Ambang dengan Eki sudah masuk di ranah hukum karena sedang ditangani pihak Polres Manggarai.

“Dengan demikian, bully-membully di sosial media hendaknya dihentikan demi menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,” ujar Yoakim saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat, 31 Agustus lalu.

Politisi Golkar itu berharap hukum menjadi panglima dalam mengadili masalah antara Rensi Ambang dan Eki.

“Kita semua tentu menyesali peristiwa ini dengan segala konsekuensinya. Di lain pihak, ini menjadi bahan permenungan dan pembelajaran bagi kita semua agar bijak dalam bersosial media,” tandasnya.

Yoakim sendiri menyerahkan penyelesaian masalah ini ke pihak berwajib. Sebab dua-duanya dikabarkan sudah saling lapor di Polres Manggarai.

“Kalau, ada jalan lain yang kedua belah pihak masih bisa tempuh, tentu di sana ada jalan,” katanya.

Karena itu, Yoakim berharap agar masyarakat Manggarai bisa menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Selain itu, ia berharap pula agar masyarakat bisa menghentikan bully-membully di media sosial. Hal itu dimaksudkan agar hukum bisa berdiri di tengah-tengah, sehingga hasilnya memuaskan semua pihak.

 

Penulis: Ardy Abba

Baca Juga:

  • Status “Supaya Laos” Viral di Medsos
  • Ahang: Kasus Rensi Ambang dan Eki Sebaiknya Diurus Secara Adat
  • Eki Akan Lapor Rensi Ambang ke Polisi
  • Rensi Ambang Sadari Kesalahannya
  • Permabar Desak Polres Manggarai Tangkap Rensi Ambang
  • Marsel Ahang “Disemprot” Netizen
  • Didampingi Pengacaranya, Eki Resmi Laporkan Rensi Ambang
  • Eki: Saat Telepon Urus Secara Adat, Tahu-tahunya Langsung Dihajar
  • Isi Chat Istri RA dan Eki Bukan Tindak Pidana
  • Terkait Kasus Rensi Ambang, DPRD: Stop Bully di Medsos!
  • Ini Alasan Istri Rensi Ambang Lapor Balik Eki
Kabupaten Manggarai
Previous ArticleBerita Hoax Menyasar STKIP NBF, Penerimaan Mahasiswa Menurun
Next Article Dendang Rensi Ambang

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.