Labuan Bajo, Vox NTT- Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Felli Hermanto diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu anggotanya Bripka Samsul Risal di Polres Mabar, Kamis (26/01/2023) pagi. Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto, melalui Wakapolres Kompol Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan penganiayaan terhadap Bripka Samsul Risal yang mengakibatkan bibir pecah merupakan sebuah pembinaan terhadap anggota yang tidak disiplin. “Pembinaan merupakan tanggung jawab dari seorang pimpinan kepada anak buahnya bagaimana mendidik supaya anggota-anggota ini bisa menjadi Polisi yang baik, tujuannya hanya itu,” kata Kompol Sepuh saat ditemui awak media di Polres Manggarai Barat, Kamis (26/01/2023). BACA JUGA: Hanya…
Penulis: Redaksi
Bripka SR mengatakan, dirinya tidak mengetahui alasan Kapolres Hermanto memukul dirinya.
Ruteng, Vox NTT- Wahana Visi Indonesia (WVI) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai meluncurkan program BOKS (Build Our Kids’ Succes). Peluncuran ini bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, dengan tema “Ayo Bangun Generasi Indonesia Yang Sehat dan Bahagia”. Kegiatan yang diikuti oleh perangkat daerah, kepala sekolah dan guru sekolah sasaran BOKS tersebut digelar di SD Inpres Wangko. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit, Rabu (25/01/2023). Dalam sambutannya, Bupati Hery mengatakan program ini hadir untuk membantu sekolah memberikan nuansa yang berbeda dalam pembelajaran. Pastinya, kata dia, akan membawa dampak positif bagi…
Ia ke sana untuk mengikuti acara pesta pelindung dan 45 tahun Kapela Stasi Santo Paulus Ting.
Menurut Astra, dengan berbagai persoalan yang ada di desa selama ini, para kades mestinya harus berbenah diri.
Terpantau, ia disambut antusias oleh para musisi Manggarai yang datang dari berbagai genre itu.
Di Kampung Medah, Desa Golo Woi, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Stefanus Gandi diterima secara adat Manggarai lewat ritus Kepok Tiba.
Heri Baben sendiri mengaku selama dua tahun terakhir ia konsen bergerak melakukan advokasi beragam persoalan lingkungan dan budaya.
Kegiatan roadshow literasi kala itu digagas oleh dua lembaga, yakni Stefanus Gandi Institut (SGI) dan Perennial Institut. Kegiatan tersebut mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Laprid).
Oleh: Ifana Tungga Dua Pertanyaan Ketika pertama kali mendengar nama proyek Jelajah Nada Timor yang dikerjakan oleh SHAGAH bersama tim produksi, ada dua pertanyaan yang muncul dalam kepala saya. Di tengah bisingnya kota, kerasnya dentuman musik dari pengeras suara, kemudahan akses ribuan genre musik lewat banyaknya platform, apa bisa menjelajah nada di Timor? Mengapa perlu menjelajah nada di Timor? Pertanyaan apa bisa menjadi penting sebab pertanyaan ini membuat kita memikirkan kemungkinan-kemungkinan tempat di mana kita bisa mendengar nada Timor. Hari-hari ini, bahkan di Kupang sekalipun, mungkin satu-satunya alat musik tradisional yang dikenal oleh warga kota adalah sasando. Bahkan meskipun mengenal…
