Penulis: Redaksi

Borong, Vox NTT – Warga kampung Baga, Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur digegerkan dengan penemuan potongan jasad bayi pada Sabtu (29/05/2021). Potongan jasad yang sudah membusuk itu ditemukan di belakang rumah warga. Diduga, potongan tersebut dibawa oleh anjing. “Waktu itu saya datang ke lokasi warga sudah berkerumun dan heboh dengan penemuan bayi tanpa identitas. Sampai sekarang kita tidak tahu status orang tua dari bayi tersebut,” ujar Robertus Kasidi (41), warga setempat. Warga belum mengetahui identitas bayi hingga orangtuanya. Sementara polisi sedang berada di lokasi untuk mengungkap identitas bayi dan memburu pelaku. “Kami masih di TKP dengan anggota dari…

Read More

Ruteng, Vox NTT – Program studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), FKIP Unika Santu Paulus Ruteng memasuki usia 18 tahun. Ulang tahun kali ini disambut dengan menggelar lomba debat mahasiswa di lingkup Prodi tersebut di Aula Rosmalen, Jumat (28/05/2021). Lomba yang berakhir pada Sabtu (28/05/2021) itu diikuti 36 peserta atau 12 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari tiga orang. Mereka diutus mewakili kelas dari masing-masing tingkat, dari tingkat satu sampai tingkat tiga. Ketua Panitia, Vitalis Tarsan menuturkan, lomba debat ini bukan semata-mata untuk mengunjuk kemampuan mahasiswa. Lebih dari itu, panitia membuka ruang untuk pengembangan diri mahasiswa agar memiliki berbagai kemampuan.…

Read More

Akankah Abadi? Aku junjung langit di bukitmu aroma mawar menusuk kalbu kujamah pelan hingga terasa sumber hembusan itu, awan putih diam saja senja lirik dengan senyum malu-malu aku hanyut di sukmanya Akankah itu abadi? Zimbabwe, 23/05/2021. Kita Bebas Hari ini adalah harinya bagi kita Kita afrika Kita bebas Berlari bebas menuju kebebasan yang membebaskan Tiada lagi jerit dan ratap suara tangis Anak-anak di gubuk-gubuk sederhana menari riang Tiada lagi penjajah Tiada lagi belenggu Tiada lagi barat dan timur Tiada lagi jarak antara hatiku dan hatimu Kita satu dalam balutan hangat cinta di bumi beratapkan langit Bercahaya satu matahari Punya rindu…

Read More

Oleh: Yohanes Mau Kisah antara Damian dan Helena telah pupus. Fajar tak menyapa lagi seperti kemarin. Kemarin telah pergi dan hari ini hanyalah sisa dari kemarin.  Hari ini Damian masuk dalam dunianya demi secercah cerah di jalan hidup selanjutnya. Helena pun berlakon dalam dunianya demi gapai mimpi-mimpi yang masih bergantung di angan.  Keduanya telah berpisah untuk meraih mimpi demi esok yang lebih baik dari hari kemarin dan hari ini. Senja hampir tenggelam di balik gunung Lakaan. Damian masih nikmati cantiknya panorama alam Fulan Fehan dan tawaran sejuk hembusan angin sepoi-sepoi basah yang menusuk tubuh mungilnya.  Tepat di ujung Kikit Gewen…

Read More

Oleh: Marsel Koka Lampu baru menyala di rumah kecil itu. Malam sudah datang dan dingin mulai terasa. Senja yang seharian begitu lelah telah pergi dan akan kembali esok.  Dari dapur rumah itu, terdengar tiga orang berbicara satu sama lain. Mereka adalah Natalia, Ranty dan Yohana seorang perempuan yang usianya sudah mulai renta.  Mereka duduk berdampingan di sekitar tungku. Sesekali tangan Natalia mendorong kayu api. Sedangkan Ranty adiknya duduk sambil mengunya jagung.    Yohana, duduk berhadapan dengan sebakul jagung yang diletakkan di sisi tungku. Api menyala tidak begitu besar. Sebuah batu ceper diletakan di atas nyiru, dan sebuah lainnya untuk meniti.  Digorengnya…

Read More

Oleh: Vinsenzo Mbetefr Karena Kau yang Terindah Di hari ini,…. Tiada kata indah yang bisa kurangkai… Atau pun hal istimewa yang mampu kuurai… Mungkin sajakku tak seindah Jubahmu… Tapi yang pasti… Doaku selalu mengiringi jejak panggilanmu… Aku menyadari keterpisahan kita bukan karena kau tak lagi sayang… Tapi… aku menyadari keterpisahan kita sebagai cara Tuhan agar kau mencintaiku dan sesama… Tapi entah kenapa… Aku tak pernah bisa, menggantikanmu dengan yang lain… Beberapa waktu lalu,, Memang pernah kucoba merelakan hatiku pada yang lain Tapi semuanya kandas dalam waktu singkat… Itu semua hanya karena aku tak bisa membohongi, bahwa hatiku masih…

Read More

Oleh: Alex Buraen, OAD, Bandung Anak Domba Sebelum wajar tersenyum Embun masih tersisa pada dedaun Hati mungkin masih dalam dunia mimpi Layu dan tak berdaya Kembali pada_Mu Memberikan kesegaran dalam cinta Tubuh dan Darah yang berharga Biar ku mencintai_Mu tanpa batas #Dari ruang sepi Masih tentang Senja Selepas senja Malam kembali lagi Hening dalam hempasan angin Dengan hangatnya Kusuguhi secangkir kopi Imaji mulai candu Hanya aku dan malam yang pekat Sejenak melihat kembali melodi hidup yang pernah ada Hari ini yang hampir berakhir #Tentang Hidup Bilik sepi Di bilik-bilik sunyi Bisik berisik Katanya Akh aku…

Read More

Oleh: Yohanes Boli Jawang OAD, Bandung Pentekosta **** Nyala lidah api berkobar-kobar Datang untuk mencerahkan Kami mengenal Tuhan dengan lebih baik Buka angka, fakta pun masih mungkin Tapi iman kami Nyala lidah api Masih saja berkobar-kobar Berbicara tentang Tuhan Kami mengenal-Nya lebih dalam Dari nyala lidah api Kami mengenal lebih banyak Semuanya sduah dinyatakan Kasih_Mu Tuhan begitu besar #PemulungKata Aku Titip Rinduku pada Mimpi Aku ucapkan selamat malam untukmu sedang apa kau? Bila  sedang tidur biarkan saja Tidak ada yang lebih istimewa Pada hari-hari ini Karena rindu akan selalu ada Aku hanya katakana rindu Bila tak sempat Aku titipkan…

Read More

Oleh: Andrew Donda Munthe Kota Kupang yang merupakan ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal dengan julukan Kota KASIH (Karya, Aman, Sehat, Indah, Harmonis). Kota ini merupakan pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis. Hal ini menjadikan Kota Kupang sebagai barometer ekonomi di kawasan gugus kepulauan yang mencakup Pulau Flores, Sumba, Timor dan Alor atau biasa disebut dengan Flobamora. Sejak April 2020 ketika Covid-19 mulai mewabah di NTT, Kota Kupang menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak ekonomi paling parah dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya. Bagaimana kinerja Wali Kota Kupang dan jajarannya dalam mengarungi periode sulit Covid-19 di sepanjang tahun 2020? Indikator…

Read More

Ende, Vox NTT – Tim pansus DPRD Ende menemukan gelagat aneh di balik kinerja tenaga medis yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kabupaten itu. Anggota pansus DPRD Ende Yohanes Don Bosco Rega mengungkapkan, tingkat kehadiran tenaga medis yang berstatus PNS masih sangat rendah Itu terutama tenaga medis yang bertugas di puskesmas-puskesmas yang berada di luar Kota Ende. Hal itu diungkapkan Yohanes saat membacakan hasil kerja pansus pada rapat paripurna DPRD Ende, Kamis (27/05/2021). Yohanes mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat dan kunjungan tim pansus ke beberapa puskesmas luar kota, banyak mendapatkan tenaga medis yang berstatus PNS tingkat kehadirannya sangat rendah. Kemudian,…

Read More