Meski begitu, perjuangan untuk mendorong perbaikan pada jalan yang rusak itu terpaksa kandas lantaran keterbatasan anggaran di APBD Manggarai Timur.
Kekecewaan Nael, begitu akrab disapanya, bukan tanpa sebab. Saban hari aktivitasnya menjual ikan terus ditemani kisah miris oleh karena infrastruktur jalan yang buruk.
Menurut Camat Agus, pelaksanaan pelayanan dokumen kependudukan sangat prioritas. Sebab, semua dokumen kependudukan warga LAUT masih beralamat Kecamatan Lamba Leda.
Jalan dari Pangcut menuju Kampung Ranamasa/Mengge tersebut dibuka melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).
Proses mediasi dilakukan untuk mencari solusi seputar polemik perebutan Lingko atau tanah ulayat antara kedua kampung tersebut.
Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat bahwa sudah dua tahun berlalu uang down payment (DP) diberikan, namun meteran listrik tak kunjung dipasang.
Vinsensius juga meminta Bupati Matim Agas Andreas agar tidak hanya berbicara di atas meja kerja kerjanya. Bupati Agas diminta untuk turun dan segera memperhatikan kondisi gedung darurat TRK Larok.
Tahun 2021 lalu, warga setempat mulai bernapas lega. Sebab, desas-desusnya hadirnya listrik mulai merebak di Kampung Wae Waru.
Di akhir kebersamaan itu, Sifridus Asman menyerahkan bantuan berupa uang kepada pihak sekolah dan disaksikan semua pihak yang hadir.
Borong, Vox NTT- Pil pahit terpaksa ditelan sebagian siswa SDI Wae Ciu, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten…