Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»WALHI NTT Ciptakan Pemimpin Berwawasan Lingkungan
NTT NEWS

WALHI NTT Ciptakan Pemimpin Berwawasan Lingkungan

By Redaksi5 Oktober 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, VoxNtt.com- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Eksekutif Daerah Nusa Tenggara Timur melakukan Pelatihan Kader Rakyat Dasar (PKRD) kepada puluhan mahasiswa dengan  tema “Wahana Calon Pemimpin Muda NTT berwawasan Ekologis,” Selasa, 4 Oktober 2016 di Kupang.

Direktur Walhi ED NTT,  Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi, menjelaskan,  kegiatan pelatihan ini merupakan agenda Walhi secara Nasional untuk mengangkat isu-isu seputar lingkungan. Dengan model serta tema pun bervariasi sesuai dengan kontestual di masing-masing daerah.

“Kegiatan ini dilakukan Walhi dari tingkat nasional sampai daerah, yang tersebar di 31 provinsi untuk memberi pengetahuan kepada kader-kader muda, terkait pelestarian alam, pelestarian lingkungan. Terutama krisis air dan krisis kemanusiaan yang terjadi karena daya dukung lingkungan semakin berkurang,” kata Umbu Wulan.

Direktur Walhi NTT menegaskan,  alasan Walhi NTT mengangkat Tema Wahana calon pemimpin muda NTT yang berwawasan ekologis, berasal dari diskursus dan diskusi-diskusi yang terjadi selama ini,  persoalan lingkungan NTT disebabkan pemimpin yang kurang paham terhadap ekologis.

“Kami percaya  persoalan ekologis yang terjadi di NTT, banyak dipengaruhi  kebijakan yang keliru, baik dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi. Sehingga kita berharap dengan pelatihan ini dapat melahirkan pemimpin yangberwawasan,” tegasnya.

 

Kegiatan pelatihan ini berlangsung 3 tahap. Pertama (4-5 Oktober 2016); Pengenalan seputar Walhi dan Sahabat Alam serta pengetahuan Ekologis, Tahap kedua (6-7 Novomber 2016); Perkuatan wawasan ekologis dan mengasah sensitifitas terhadap problematika lingkungan, dan Tahap ketiga (8-9 Desember 2016); Praktek advokasi dan investigasi seputar masalah ekologis di NTT. Penutupan kegiatan sekaligus membentuk Sahabat Alam (Shalam) Walhi NTT. (Bertus/VoN)

Kota Kupang
Previous ArticleALFI: Ada Kejanggalan Pada Aktivitas Bongkar Muat Pelabuhan Mabar
Next Article Simak Pernyataan MENPAN-RB Soal Moratorium PNS

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.