Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dugaan Laporan Fiktif, Jaksa Panggil 10 Staf dan Mantan Kepala BKD TTS
HEADLINE

Dugaan Laporan Fiktif, Jaksa Panggil 10 Staf dan Mantan Kepala BKD TTS

By Redaksi19 Oktober 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kejari TTS Oscar Douglas Riwu,SH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Voxntt.com– Untuk mengungkap kebenaran laporan penggunaan dana rutin di Badan Kepegawai Daerah Kabupaten TTS tahun anggaran 2011 yang diduga fiktif, hingga saat ini sudah 10 orang staf dan 1 orang mantan Kepala BKD yang diundang penyidik Kejaksaan Negeri TTS untuk melakukan klarifikasi mengenai kebenaran laporan pertanggungjawaban penggunaan dana rutin tersebut.

Menurut Kejari TTS Oscar Douglas Riwu,SH yang dikonfirmasi melalui Kasie Intel Nelson Tahik,SH Rabu (19/10/2016) mengatakan selain 11 orang yang sudah diundang untuk memberikan keterangan, masih ada beberapa staf lagi yang akan diundang pihak kejaksaan pada tahap Pulbaket tersebut.

“Untuk saat ini sudah ada yang kita undang untuk memberikan klarifikasi sebanyak 10 orang staf dan satu orang mantan Kepala BKD,” jelas Nelson.

Pihak Kejaksaan akan terus menggali informasi dalam tahap Pulbaket tersebut, terutama beberapa dokumen mulai dari perencanaan, pemanfaatan dan pelaporannya.

Sejumlah dokumen pengelolaan dana rutin tersebut kata Nelson sudah dikantongi pihak kejaksaan. “Kita sudah mengantongi beberapa dokumen mengenai pengelolaan dana rutin tersebut,”kata Nelson.

Sesuai dokumen yang diperoleh kejaksaan, dana rutin tahun 2011 di kantor BKD TTS sebesar 4 miliar lebih. Dana sebesar itu kata Nelson, sebagiannya dimanfaatkan sesuai peruntukannya dana dan pada item pembelanjaan tertentu diduga laporannya fiktif. Hal tersebutlah yang mendorong pihak kejaksaan untuk menelusuri kebenaran laporan pengelolaan dana rutin tersebut.

Dari dokumen dan klarifikasi para pihak tersebut pihak kejaksaan akan melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap kebenarannya. “Kita akan lakukan pengembangan dari sejumlah dokumen dan keterangan yang kita peroleh,” jelas Nelson.

Nelson mengaku masih banyak data dan dokumen serta keterangan dari sejumlah pihak yang harus diperoleh pihak kejaksaan.Dugaan sementara dalam pengelolaan dana tersebut, adalah dana sudah digunakan namun tidak ada kegiatan sehingga laporan yang dibuat diduga fiktif.

“Dugaan sementara adalah laporan fiktif sehingga kita akan menelusuri apakah laporan tersebut yang ada pada dokumen pelaporan ada kegiatan ataukah hanya laporannya saja sementara kegiatannya tidak ada,” ungkap Nelson.

Untuk diketahui bahwa pada tahun 2011 lalu yang menjadi Kepala BKD adalah Agustinus Benu yang sekarang menjabat sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten TTS.

Agus Benu berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kasie Intel Kejaksaan Negeri TTS  Nelson Tahik,SH sudah diundang untuk memberikan klarifikasi mengenai pengelolaan dana tersebut.

Aparat Kejaksaan masih membutuhkan sejumlah dokumen dalam pengelolaan dana rutin tersebut. (Paul/VoN)

TTS
Previous ArticleSpiritualitas dan Aliran Kepercayaan Suku Boti di Pulau Timor
Next Article Pilkada: Dialektika Figur dan Parpol

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.