Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Novel “Surat untuk Adriane” Resmi Diluncurkan
Seni dan Budaya

Novel “Surat untuk Adriane” Resmi Diluncurkan

By Redaksi6 Januari 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta,VoxNtt.com- Sehari sebelum pergantian tahun, Rikard Djegadut bersama sebuah Komunitas Satra asal Flores di Jakarta yang bernaung di bawah Dapur Theater Sastrawan Indonesia resmi merilis  sebuah buku sastra yang berjudul “ Surat Untuk Andriane “, Jumat (30/12/2016), bertempat di Cafe Lawson, Salemba, Jakarta Pusat.

Acara peluncuran novel ini dihadiri oleh para mahasiswa, penikmat sastra  dan praktisi sastra yang diisi dengan beberapa item kegiatan seperti  penjelasan, bedah isi novel, dan pembacaan beberapa syair puisi dari novel tersebut.

Penulis tampil sebagai pembawa materi yang dipandu oleh Edo Gerhard selaku Ketua Tim Promosi Surat Untuk Adriane selama acara berlangsung.

“Novel ini merupakan sebuah presentasi tentang realitas dan essensi cinta, kesetian, penderitaan, kerinduan dan kepercayaan akan atau pada entitas di luar jangkauan panca inderawi manusia. Dan masih banyak lagi.” jelas Edo.

Dijelaskan Edo, novel ini lahir dari  permenungan mendalam dari sekian  banyak kisah dan pengalaman hidup yang  dijalani dan dirasakan oleh orang – orang sekitar.

Kisah dan pengalaman itu adalah buah dari cinta yang nyata dan hidup di mana Sang Cinta mengambil bentuk  dan wujud untuk menyatakan dirinya kepada terkasihnya yakni manusia.

“Novel ini merupakan sebuah bukti bahwa “intercourse segitiga” antara teologi, filsafat dan sastra adalah sebuan keniscayaan”, terangnya.

Rikardo, demikian penulis novel ini akrab disapa, juga menegaskan bahwa karya ini merefleksikan kisah dan pengalaman manusia dari perspektif theologi dan filsafat yang dikemas dalam bungkusan sastra.

Pada kesempatan itu, para undangan mengajukan banyak pertanyaan, terkait sumber inspirasi dan siapa sebenarnya tokoh Adriane tersebut.

“Nama Andriane yang diangkat dalam kisah ini adalah karakter untuk mewakili setiap insan yang berbeda gender” jawab Rikardo.

Foto: Hadirin usai peluncuran novel Surat Untuk Adriane
Foto: Hadirin usai peluncuran novel Surat Untuk Adriane

Kehadiran buku ini  mendapat sambutan baik dari para sastrawan terdahulu. Di antaranya Dosen Fakultas Sastra Universitas Flores, Yohanes Sehandi dan Penyair Humanis yang menabiskan dirinya sebagai “petani humaniora” Bpk. Gerard N Bibang.

“Buku ini sangat bagus. Selain memperkaya karya sastra sastrawan NTT, ada sesuatu yang baru yang dipersembahkan dari buku ini untuk dunia kesustraan. Sebuah ungkapan iman yang sangat mendalam akan entitas tak terindrai” demikian Bpk. Yohanes mengungkapan apresiasinya saat dihubungi melalui pesan singkat.

Hal yang senada juga  disampaikan oleh pemerhati dan pegiat sastra humaniora Bpk Gerald N. Bibang: “ Buku ini adalah jalan kata, jalan sastra sebagai getaran jiwa selama perjalanan di dunia ” Ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Promosi Edo Gerhard mengatakan bahwa, peluncuran buku ini juga merupakan tahapan awal dari proses promosi.

“ Buku ini akan mulai dipasarkan di awal tahun. Sejauh ini sudah ada tanggapan bagus dari para penikmat satra di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Malang, Jogjakarta, Bali, Surabaya dan flores sendiri. Kita juga akan melakukan promosi lewat media online. Bagi yang ingin melakukan pembelian secara langsung bisa hubungi nomor (HP : 085253585205) “ Ujarnya. (Edo/Andre/VoN)

Kota Kupang
Previous ArticleAda Monopoli Air Dibalik Kekeringan Dua Desa di Sumba Timur
Next Article Suster Cypriana, Jadi Orang Tua bagi Anak Yatim Piatu

Related Posts

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.