Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Ray: Acara Reba Mempererat Persaudaraan dan Kekeluargaan
Regional NTT

Bupati Ray: Acara Reba Mempererat Persaudaraan dan Kekeluargaan

By Redaksi19 Januari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com-Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Sau Fernandes saat menghadiri upacara reba, budaya adat Langa menyampaikan lewat budaya ini dapat mengumpulkan semua saudara untuk memperat persaudaraan dan keluargaan. Bupati Raymundus mengikuti acara ini karena diundang Bupati Ngada, Marianus Sae.

Kepada awak media, Minggu (15/1), di kampung Langagedha, dia mengatakan adat budaya ini  hampir sama dengan ritual purek. Upacara purek ini biasa dilaksanakan bersamaan dengan perayaan paskah.

Dalam upacara tersebut semua rumpun keluarga dari semua pemangku adat hadir bersama membawa hasil kebun dan berkeliling dari rumah ke rumah sambil berdoa dan makan bersama.

“Saya ingin mengetahui budaya Bajawa ini. Saya datang ke sini tidak hanya sekedar lewat, tetapi ingin memahami dan menjadi bagian dari orang Bajawa,” kata Raymundus yang mengaku‎ baru kali pertama mengikuti upacara reba tersebut.

Dijelaskan Raymundus adat datang mendahului agama, dan memiliki tata cara yang berbeda. Karena itu inkulturasi menjadi sangat penting untuk memadukan adat dan agama.

Menurutnya reba juga merupakan aset wisata budaya ngada yang sangat menarik para wisatawan, baik wisatawan asing maupun lokal.

Reba bisa menjadi destinasi wisata yang dapat dipaketkan dengan kekayaan budaya lainnya, seperti rumah-rumah adat yang bernilai sejarah. Semuanya ini menjadi kekuatan pariwisata NTT.‎ (Arton/VoN)

Foto Feature: Bupati TTU, Raymundus Fernandes

Ngada
Previous ArticleRizieq Shihab Dinilai Layak Jadi Tersangka
Next Article Rutan Bajawa Masih Kurang Petugas

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.