Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Taman Bung Karno, Situs Sejarah yang Tak Terurus
Feature

Taman Bung Karno, Situs Sejarah yang Tak Terurus

By Redaksi20 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Taman Pancasila yang sekarang disebut sebagai Taman Bung Karno yang berada persis depan rumah jabatan Wakil Bupati Ende merupakan salah satu situs sejarah dimana tempat permenungan Presiden pertama Ir. Soekarno untuk melahirkan butir-butir Pancasila.

Mantan Wakil Presiden, Boediono telah meresmikan sejumlah situs sejarah di Ende pada tanggal 1 Juni 2013 setelah dilakukan pemugaran. Sayangnya, situs tersebut seolah diabaikan begitu saja.

Sekretaris Flores Institute for Resources Development (FIRD), Vinsen Sangu mengungkapkan Pemerintah Daerah mesti ketahui akan makna filosofis, sosiologis dan ideologis dari Taman Bung Karno.

Bahwa, keberadaan situs sejarah tersebut melalui perjuangan panjang melawan penjajahan di muka bumi Indonesia.

“Pemerintah harus menghargai pejuang Bung Karno. Beliau adalah tokoh sejarah yang diakui secara Nasional. Ini menunjukan Pemerintah tidak mengerti dan tidak mengetahui makna filosofis, sosiologis dan ideologis. Mestinya kita mensyukuri bahwa daerah kita merupakan tempat bersejarah bangsa.”Ungkap Vinsen secara terpisah, Kamis (19/1).

Keadaan kolam di Taman Bung Karno saat ini. Air di kolam sudah kering dan terdapat banyak sampah. Bau busuk juga tercium dari kolam ini.(Foto:Ian)

Aktivis GMNI Cabang Ende ini mengatakan Taman Bung Karno tidak sekedar taman biasa yang tidak memiliki makna kebangsaan.

Vinsen juga menilai, Pemerintah Daerah hanya memanfaatkan taman itu sebagai tempat hiburan dan tempat untuk pesta pora.

“Taman itu adalah situs, tapi sekarang tidak diurus lagi. Malah, taman itu digunakan sebagai tempat prostitusi.”Katanya.

Vinsen juga mengusulkan agar pemda bekerja sama dengan pihak swasta untuk mengurus taman bersejarah tersebut. Apabila tidak, dianjurkan untuk membentuk tim pengolahan sendiri sehingga taman Bung Karno menjadi hidup dan terawat.

“Solusinya, Pemda perlu jajaki pihak swasta untuk MoU pengelolahanya diserahkan ke pihak swasta agar situs Bung Karno menjadi hidup dan terawat secara baik.”Katanya.

Pantauan VoxNtt.com, Kamis (19/1), sampah berserakan di Taman Bung Karno. Kolam air persis dibawah patung Bung Karno terlihat kering. Bau busuk tercium pada beberapa tempat dan taman tersebut sudah tidak terurus lagi.

Sampah plastik bertebaran di dalam kolam, di saluran air dan di sekitar pelataran disertai bau bangkai. Beberapa tempat sampah yang dulu disumbangkan oleh relawan taman Bung Karno kini hilang. Belum lagi perilaku pengunjung yang tidak teratur memanjat patung lantas berpose bersama.***(Ian/VoN)

Foto Feature:Patung Bung Karno di Taman Bung Karno yang menjadi salah satu situs sejarah di Ende (Foto: Ian)

Ende
Previous ArticleYD Sudah Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Kota Baru
Next Article DPRD Manggarai Temukan Sejumlah Proyek Tidak Berkualitas di Cibal

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026

Lansia di Kupang Bertahan Hidup Bersama Anak 6 Tahun, Berharap Uluran Tangan

9 Maret 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.