Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Demi Kelancaran Konsultasi, Kemendes PDTT Luncurkan Aplikasi Ruang Desa
NASIONAL

Demi Kelancaran Konsultasi, Kemendes PDTT Luncurkan Aplikasi Ruang Desa

By Redaksi31 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi saat acara launching aplikasi ruang desa (Foto:kemendesa.go.id)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Eko Putro Sandjojo dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, meluncurkan aplikasi telepon pintar Ruang Desa sebagai wadah komunikasi antara aparat desa dan fasilitator desa.

Aplikasi berbasis android ini menjadi jawaban bagi para pegiat desa yang kesulitan berkonsultasi tentang desa.

Misalnya, hal yang berkaitan dengan Undang-Undang Desa, Dana Desa maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Aplikasi ini akan mulai digunakan terhitung Bulan Maret tahun ini (2017).

Dengan adanya aplikasi Ruang Desa ini, sekitar 21.000 fasilitator di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa yang sudah direkrut Kemendes PDTT diharapkan akan memudahkan komunikasi untuk membimbing para aparat desa dan fasilitator lokal.

Menteri Eko menyatakan bahwa teknologi merupakan instrumen kunci yang dapat mendukung pembangunan desa.

“Melalui aplikasi mobile ini, para fasilitator dan aparat desa tidak hanya akan mendapatkan akses cepat terhadap informasi yang relevan yang mereka butuhkan, melainkan juga dibekali dengan sarana yang diperlukan untuk melaksanakan tugas mereka,” ujarnya pada acara launching Aplikasi Ruang Desa seperti dilansir www.kemendesa.go.id di Jakarta, Selasa (31/1).

Ia menambahkan, dengan adanya Ruang Desa ini diharapkan akan membantu para fasilitator menjadi lebih efisien dan efektif dalam memberikan dukungan ke desa-desa.

Utamanya, hal ini akan menyediakan data real-time bagi kementerian. Data ini dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan yang mendesak di desa dan menentukan lokasi mana saja yang mengalami permasalahan tersebut. (VoN)

Previous ArticleResmi Jadi Tersangka KPK, Ini Kasus yang Menjerat Charles Mesang
Next Article Soal Tambang di Manggarai, Ini Respon Hery Nabit

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.