Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Maria: Bapa hanya mau anak-anak sekolah agar tak ditipu
Feature

Maria: Bapa hanya mau anak-anak sekolah agar tak ditipu

By Redaksi1 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Fransiskus Molo (duduk) dan anaknya, Lan (berdiri) di rumah darurat mereka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere,VoxNtt.Com- Siapa yang kuat bertahan bila harus kehilangan rumah dan tanah yang telah diperolehnya dengan susah payah?

BACA: Rm Lorens Noi Pr: Selamatkan 6 Gereja Terbakar, Hingga Perang Melawan Mafia Bank

Meskipun sudah mengalami gangguan mental sejak 2006, Fransiskus Molo mulai menunjukkan perubahan sikap usai rumah dan tanah miliknya dieksekusi pengadilan pada akhir Maret 2016 lalu.

“Bapa hanya mau anak-anak terus sekolah biar tidak kena tipu,” ungkap Maria Nyoritaris (45 tahun) kepada VoxNtt.Com saat ditemui di rumahnya pada Selasa, (31/1/2017).

Menurut Maria, semenjak rumah mereka digusur suaminya lebih tegas soal pendidikan anak-anak.

“Kalau dulu dia sebelum digusur dia malas tahu sekarang dia perhatikan betul anak-anak punya sekolah,” ujarnya.

Frans Molo yang ditemui di rumah mengaku sekarang melanjutkan usaha berjualan pakaian di pasar. Dia mendapat pinjaman modal dari temannya.

Terkait kasus yang dialaminya Frans mengaku pasrah dan menyerahkan pada Romo Lorens selaku Pastor Paroki St.Thomas Morus Maumere dan para pengacara.

“Saya pasrah saja. Sekarang yang saya pikirkan adalah sebagai kepala keluarga saya mau anak-anak terus sekolah dan sehat,” ujarnya.

Molo dan Maria adalah warga RT 025/RW 005, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur Sikka yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang pakaian di pasar. Mereka adalah korban kredit macet BRI Maumere.

Pantauan VoxNtt.Com selama sejam lebih berbincang-bincang, Frans masih belum sehat. Meskipun ada beberapa pertanyaan yang mampu dijawabnya namun tak jarang ia bicara tak sesuai dengan topik yang sedang dibahas.

Meskipun rumah mereka telah digusur dan tanah tersebut dinyatakan milik Helena Sunur, Frans dan Maria bersama keenam anak mereka masih tetap mendiami lahan tersebut.

Atas bantuan Pastor Paroki St.Thomas Morus Maumere dan masyarakat serta keluarga mereka membangun rumah darurat di sisi selatan bekas rumah yang telah digusur tersebut.

Pantauan VoxNtt.Com, rumah darurat tersebut sebagian berdinding seng bekas dan sebagian berdinding pelupu.

Untuk penerangan di malam hari mereka menggunakan lampu pelita. Keenam anak mereka pun sehat dan riang.

Putri sulung mereka, Lan (17) saat ini duduk di bangku kelas X pada sebuah SMA swasta di Maumere.

Sehari-hari usai sekolah ia membantu ibunya membereskan urusan dapur dan merawat adik-adiknya.

Anak nomor 2, Ronald (15) juga sudah duduk di bangku SMA. Sementara Valdo (13 tahun), Ris (11 tahun), dan Ista (6 tahun) saat ini duduk di bangku SD. Anak bungsu mereka, Emanuel baru berusia 8 bulan. (Are/VoN)

Sikka
Previous ArticleBPJS Kesehatan Ende Launching Aplikasi “Mobile Screening”
Next Article Beli Minyak Tanah, Masyarakat Wajib Bawa Kartu Keluarga dan KTP

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.