Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dinsos Mabar Siapkan 13 Ton Beras untuk Korban Bencana
Regional NTT

Dinsos Mabar Siapkan 13 Ton Beras untuk Korban Bencana

By Redaksi10 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Dinsos Mabar, Agus Mangiradja
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNtt.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah menyiapkan 13 ton beras untuk disalurkan kepada korban bencana alam di wilayah Mabar.

Sekertaris Dinsos Mabar, Agus Mangiradja, Jumat (10/2/2017) mengatakan untuk sementara Dinsos hanya menyediakan beras untuk diberikan kepada korban bencana alam akibat hujan dan puting beliung.

Jumlah beras yang ada di Gudang Dinsos saat ini sebanyak 13 ton. Dari 13 ton tersebut, yang sudah disalurkan kepada korban bencana sebanyak 1,7 ton.

Sedangkan sisanya akan disalurkan kepada korban bencana di wilayah Mabar, jika cuaca sudah membaik.

Kabid Jaminan Sosial Dinsos Mabar, Donatus Pantas mengatakan pihaknya baru hari ini akan melaporkan rincian wilayah yang mengalami bencana alam. 1, 7 ton beras yang disalurkan dengan rinciannya 500 kg untuk warga kampung Wae Nguar, Desa Golo Kempo, untuk korban kebakaran di Kampung Tengah sebanyak 1 Ton dan 120 kg untuk korban puting beliung di kompleks MTS Labuan Bajo.

“Beras kita Sudah siapkan,hanya kendala jalan rusak dan cuaca buruk sehingga belum disalurkan kepada daerah yang mengalami bencana. Beras akan disalurkan, jika cuaca sudah membaik,” tutur Don Pantas.

Untuk diketahui, sejumlah desa di wilayah Mabar saat ini mengalami bencana alam akibat hujan deras dan angin puting beliung.

Sejumlah jalur utama menuju ke Kecamatan Sano Nggoang ditutup tanah Longsong. Pada jalur utama trans Flores juga seperti di Wae Nguar, tanah terbelah dan jalan ditutup tanah longsor. (Satria/VoN).

Manggarai Barat
Previous ArticleJhon Pela: Pemerintah Harus Segera Tindak Bencana Alam
Next Article PADMA Indonesia Sikapi 69 Kasus TPPO yang Mengendap di Polda NTT

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.