Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jhon Pela: Pemerintah Harus Segera Tindak Bencana Alam
Regional NTT

Jhon Pela: Pemerintah Harus Segera Tindak Bencana Alam

By Redaksi10 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Ende, Jhon Pela, sedang meninjau drainase di wilayah Desa Uludala, Kecamatan Maurole.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Bencana alam yang terjadi di Kabupaten Ende selama beberapa pekan terakhir perlu ditindak secara serius oleh Pemerintah. Selain di dalam kota Ende, Bencana juga terjadi di beberapa wilayah Kecamatan.

Seperti jalur lintas utara Flores tepatnya di wilayah Kecamatan Maurole dan Kecamatan Maukaro. Beberapa titik jalan provinsi di kedua kecatanan ini perlu ditindak secara cepat.

Anggota DPRD Ende, Yohanes Pela, kepada wartawan membeberkan sejumlah titik jalur jalan yang rusak parah. Seperti jalan di wilayah Desa Uludala, Kecamatan Maurole.

“Itu deker sementara kerja. Saat banjir datang, maka terjadi sumbatan. Ya, banjir langsung lewati banjir”kata Jhon Pela saat ditemui di kantor DPRD Ende, Jumat (10/2).

Dijelaskan Jhon, drainase yang jarak sekitar 20 meter dari bibir pantai utara tersebut dapat menghambat lalu lintas. Untuk itu, Pemerintah diharapkan untuk melakukan intervensi.

“Nah, ini perlu tindakan emergensi. Pemerintah harus segera tindak secara cepat kasus bencana alam ini. Pemerintah daerah khususnya segera lakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menyikapi bencana alam ini”katanya.

Jhon mengusulkan agar pemerintah menyiapkan anggaran darurat lebih dari tahun sebelumnya. Hal ini untuk mengantisipasi bencana susulan pada pekan depan.

“Kita harapkan gubernur bisa memperhatikan ruas jalan provinsi. Jangan sampai lebih parah lagi. Nah, untuk dana harus disiapkan lebih dari tahun-tahun sebelumnya. Karena kita prediksi curah hujan akan terus berlanjut pada hari-hari kedepannya” jelas Jhon.

“Kita juga minta kalau ada proyek harus lakukan per paket. Jadi satu paket, tidak pisah dengan pembangunan lain”tambah dia.

Selain jalur utara, Jhon juga meminta kepada pemerintah Provinsi untuk memperbaiki jalur jalan Wewaria-Detusoko. Beberapa titik jalan terlihat penuh longsor dan rusak.***(Ian/VoN)

Ende
Previous ArticleKadis Sippa Minta Maaf Atas Tindakan Guru SD GMIT SoE I
Next Article Dinsos Mabar Siapkan 13 Ton Beras untuk Korban Bencana

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.