Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DPRD TTU Kunjungi Korban Bencana di Manusasi
Regional NTT

DPRD TTU Kunjungi Korban Bencana di Manusasi

By Redaksi15 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,VoxNtt.com-Hujan deras yang terjadi akhir -akhir ini di kabupaten Timor Tengah Utara kembali menimbulkan bencana di tanah Biimafo.

Setelah sebelumnya mengakibatkan bencana banjir bandang di desa Nonotbatan kecamatan Biboki Anleu, kini masyarakat desa Manusasi, kecamatan Miomafo Barat yang mengalami bencana tanah longsor akibat hujan berkepanjangan pada tanggal 07 Februari 2017.

Sebagai bentuk tanggungjawab dan pengabdian kepada rakyat maka pada tanggal (14/02/2016) ketua DPRD TTU beserta seluruh unsure pimpinan dan anggota melakukan kunjungan kerja ke lokasi bencana tanah longsor.

Ketua DPRD ketika ditemui di sela-sela kunjungan menyatakan bahwa tujuan kunjungan hari ini adalah untuk melihat dari dekat kondisi masyarakat yang menjadi korban tanah longsor .

“Kita memang sudah mendapat informasi terkait adanya bencana tanah longsor yang dialami oleh masyarakat desa Manusasi juga adanya tindakan penanganan pasca bencana yang dilakukan oleh pemerintah Daerah makanya hari ini kita turun langsung agar memastikan semua informasi yang kita dapatkan memang sesuai denagn kondisi nyata di lapangan” tandas politisi PDIP tersebut.

Anggota DPRD TTU yang berasal dari Dapil TTU II Yosep Haekase, ketika dimintai komentarnya menyatakan fokus saat ini adalah agar 2 (dua) KK yang tidak mau direlokasi dapat pindah ke tempat yang aman.

“Saat ini ada 2 (dua) kepala keluarga yang tidak mau direlokasi dari rumahnya karena katanya  rumahnya masih aman namun kita tahu bahwa lokasi itu adalah lokasi bencana jadi mau tidak mau kedua kepala keluarga itu harus segera direlokasi dari tempat rumahnya sekarang “’tegas anggota komisi A tersebut.

Berdasarkan pantauan media ini, akibat dari bencana tanah longsor ini sebanyak  7 (tujuh) buah rumah mengalami rusak berat dan 19 (Sembilan belas ) lainnya mengalami rusak ringan.

Selain rumah, belasan kebun milik masyarakat beserta isinya hancur akibat bencana ini.(Eman/ VoN)

TTU
Previous ArticleAngin Mengamuk, Rumah Gendang Rengket Cibal Barat Rusak Berat
Next Article Edi Endi Tidak Keberatan Diganti

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.