Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Calon Kades di Matim Diminta Kendalikan Pendukung
VOX DESA

Calon Kades di Matim Diminta Kendalikan Pendukung

By Redaksi20 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Voxntt.com- Para calon Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diminta mengendalikan masing-masing pendukungnya.

Hal itu perlu dilakukan agar pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 28 Februari 2017 mendatang dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Peserta calon agar menjaga ketenangan dan ketertiban di desa masing-masing. Jaga pendukung agar tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan seluruh masyarakat desa itu sendiri,” kata Kepala BPMPD Matim, Paskalis Serajudin melalui pesan singkatnya, Senin (20/2/2017).

Paskalis mengaku Pilkades serentak kali ini memang memiliki potensi masalah.

Kendati demikian, pihaknya memastikan potensi masalah tersebut dapat dicegah jika semua pihak mau saling berkomunikasi.

“Selesaikan masalah melalui komunikasi yang baik agar dapat dicarikan jalan keluarnya,” imbuhnya.

Dengan cara seperti ini, lanjut Paskalis, hajatan Pilkades tidak akan mengganggu persaudaraan dan kerukunan antarsesama warga yang terbangun selama ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VoxNtt.com terdapat 66 desa yang akan menggelar Pilkades pada 28 Februari 2017 mendatang.

Sebanyak 65 desa dari total tersebut melakukan Pilkades karena masa jabatan kepala desanya berakhir. Sedangkan satu desa diantaranya karena pergantian antar waktu. (Ano Parman/ VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleTerkait Kasus Lando-Noa, Kajari Mabar Tegaskan Tidak Lindungi Pejabat
Next Article Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan di Konggang Ruteng

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.