Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Satu Korban Tenggelam di Bendungan Wae Musur Ditemukan
HEADLINE

Satu Korban Tenggelam di Bendungan Wae Musur Ditemukan

By Redaksi27 Februari 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban Ferianus Radus (18) ditemukan tim pencari
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-  Satu dari dua korban tenggelam di bendungan Wae Musur, Golo Mongkok, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah ditemukan

Korban yang diketahui bernama Ferianus Radus (18) ini ditemukan tim pencari dalam keadaan tewas pukul 14.54 Wita, hari ini, Senin (27/2/2017). Dia berasal dari Kampung Arjuna, Desa Watu Mori.

Usai ditemukan korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Borong.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matim, Antonius Dergon mengharapkan, satu korban lagi bisa ditemukan.

Dikabarkan sebelumnya, Firman Y. Saputra (18 tahun) dan Ferianus Radus (18 tahun) dilaporkan hilang tenggelam di bendungan kali Wae Musur, Golo Mongkok, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Minggu (26/2/2017) sekitar pukul 16.00 Wita.

Baca: Dua Korban Tenggelam di Bendungan Wae Musur Belum Ditemukan

Firman merupakan pelajar Kelas 2 SMAN 1 Borong asal Kampung  Arjuna,  Desa Watu Mori- Rana Mese. Sedangkan, Ferianus dikabarkan hanya tamat SD juga berasal dari Kampung Arjuna.

Pasca tenggelam, hingga kini kedua korban tersebut belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian warga bersama pihak Polsek Borong.

Kapolsek Borong, Kompol Erik Say Yohanes mengatakan kejadian tenggelamnya dua remaja tersebut dilaporkan ke pos pelayanan pada pukul 17.00 Wita, Minggu sore.

Pihak Polsek Borong menerima laporan dari Muslik Hudin (62), seorang warga asal Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong.

Yohanes mengaku, menindaklnjuti laporan tersebut Piket Intel, Piket Reskrim, dan Piket Lantas Polsek Borong langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan proses pencarian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihak Polsek Borong, kedua korban tenggelam saat sedang mandi di kali dekat bendungan Wae Musur.

Baca: Pencarian Dua Korban di Bendungan Wae Musur Libatkan Basarnas

Informasi tersebut diperoleh polisi dari teman korban, masing-masing, Dul Zaithun (16), Kormin Wirawan (18), Ignasius Ebok (18), Petrus Erlan Jumpar (16), dan Supri Ananda (16).

Teman-teman korban tersebut mengaku, jarak mandi mereka dengan TKP kurang lebih 50 meter.

Selanjutnya, kata Yohanes, kedua korban mengikuti Alvian untuk mandi di dekat bendungan Wae Musur. Alvian sendiri juga merupakan teman korban.

Saat sedang menuju TKP, tiba-tiba korban kaget melihat kedua tangan Alvian melambai-lambai di atas permukaan kolam seraya teriak minta tolong.

Melihat Alvian tenggelam, kedua korban pun lari menuju TKP hendak melakukan pertolongan. Namun naas menimpa kedua korban, sebab mereka juga ikut terbawa arus kali Wae Musur.

Alvian sendiri selamat ditolong, sementara kedua korban hilang terbawa arus kali Wae Musur yang cukup besar.

Hingga berita ini diturunkan proses pencarian terhadap kedua korban masih berlanjut. Proses pencarian sedikit terkendala lantaran hujan lebat masih mengguyur bendungan Wae Musur dan sekitarnya. (Taris Nansi/Kontributor Matim)

 

Manggarai Timur
Previous ArticleKetua DPRD Matim: Perencanaan Proyek Perlu Dipublikasi
Next Article Untuk Kedua Kalinya Sekda TTS Diperiksa Sebagai Tersangka

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.