Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Banyak Perekrut TKI Ilegal Beroperasi di Matim
HEADLINE

Banyak Perekrut TKI Ilegal Beroperasi di Matim

By Redaksi2 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Untuk calon tenaga kerja Indonesia (CTKI) dan masyarakat umum di Manggarai Timur (Matim) dihimbau agar berhati-hati terhadap penipuan calo atau sponsor yang sering melakukan bujuk rayu untuk bekerja di luar negeri maupun dalam negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Matim Zakarias Sarong di ruang kerjanya Kamis (2/3/2017) mengaku, begitu banyak para calo keluar masuk kampung mencari tenaga kerja yang akan diberangkatkan keluar Negeri dan dalam negeri.

Sarong menghimbau, para calon TKI jangan mau tergiur oleh bujuk rayu para calo-calo yang tidak bertanggung jawab. Lebih baik para calon TKI berangkat melalui Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia swasta (PPTKIS) yang resmi dan terdaftar di dinas tenaga kerja kabupaten Matim.

Ia menambabkan, Pemkab Matim sudah menyampaikan kepada pemerintah di tingkat bawah, agar jika ada petugas yang merekrut tenaga kerja segara dilaporkan.

Laporan bisa ke pemerintah di tingkat atas atau pihak keamanan.

Sarong mengaku, di Matim perusahan tenaga kerja yang masih aktif yakni PT Anugrah Usaha Jaya, PT Gasindo, PT Tekad Abadi Jaya.

Sementara untuk TKI dalam Negeri PT Timor Sakti Setia dengan tujuan DKI jakarta.

Dia menegaskan, sejauh ini perusahan mereka masih namun belum melakukan perpanjangan lagi surat izin, surat tugas kordinator, dan petugas lapangannya. Sehingga jika ada calo yang mengaku dari perusahaan sebaiknya ditanyakan kepada pemerintah.

Pada tahun 2017 ini, kata Sarong, sebanyak 3 orang yang sudah berangkat menjadi TKI untuk tujuan Malaysia . Sementara untuk tujuan DKI Jakarta sebanyak 7 orang. (Tarsisius Nansi/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleTidak Hanya Tertib Kendaraan, Polantas di Ngada Bersihkan Longsor
Next Article BaraJP Menduga Ada ATM Berjalan di Balik Kasus Bandara Turelelo

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.