Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mandi di Embung, Siswi SMP Satap 3 Riung Tewas Tenggelam
HEADLINE

Mandi di Embung, Siswi SMP Satap 3 Riung Tewas Tenggelam

By Redaksi3 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga sedang mencari korban Bonifasia Rindo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Naas menimpa Bonifasia Rindo. Siswi kelas III SMP Satu Atap (Satap) 3 Riung itu tewas tenggelam di embung yang berlokasi di Desa Tanalain, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Kamis (2/3/2017) sekitar pukul 16.30 Wita.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, insiden tersebut bermula saat korban bersama rekan-rekannya mandi di embung yang tak jauh dari asrama mereka. Bonifasia mandi bersama tujuh teman asramanya yakni, Dian, Putri, Sofi, Yun, Novi, dan Ansi.

Dikabarkan, sesaat sebelum tenggelam beberapa rekannya sempat memperingatkan korban agar mandi tidak ke tengah embung. Namun korban tidak menggubriskan peringatan itu.

Tak lama berselang, ketujuh rekannya selesai mandi. Saat hendak pulang ke asrama, mereka menunggu korban tak muncul-muncul dari dalam embung.

Lantaran Bonifasia tak muncul, rekan-rekannya kemudian langsung teriak minta tolong. Mereka meminta ke teman laki-laki di asrama yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Sembari minta tolong, rekan lainnya berusaha mencari korban di tepi embung. Mendengar informasi tenggelamnya Bonifasia, warga setempat pun langsung ke TKP untuk melakukan pencarian. Proses pencarian warga kamis sore itu masih berbuntut nihil, korban tidak ditemukan.

“Sempat dicari oleh warga tapi tidak dapat korbannya,” kata Aron Reo, seorang warga yang ikut dalam pencarian korban kepada media ini, Jumat (3/3/2017) pagi.

Aron menambahkan setelah seharian melakukan pencarian, korban kemudian berhasil ditemukan dalam keadaan tewas pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 Wita.

Ia berhasil ditemukan setelah warga dibantu oleh anggota Polsek Riung dan TNI menyedot air embung dengan mengunakan dua mesin generator.

Sebagian air disedot, korban kemudian ditemukan masih tergeletak di atas lumpur pada dasar embung.

Hingga korban sedang disemayamkan di rumah duka di Desa Tanalain. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo Ngada
Previous ArticleDPRD Mabar Belum Tahu Soal Badan Otorita Pariwisata di Labuan Bajo
Next Article Sejak Tahun 2010, Langke Rembong Jadi Gudang TKI Keluar Negeri

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.