Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ini Perkembangan Penanganan Kasus Malasera di Nagekeo
HEADLINE

Ini Perkembangan Penanganan Kasus Malasera di Nagekeo

By Redaksi7 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kajari Ngada, Raharjo Budi Kisnanto
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com-Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi tanah Malasera di Kabupaten Nagekeo hingga kini terus berlanjut di Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngada.

Kasus tersebut diduga melibatkan tujuh orang pejabat di Nagekeo. Ketujuhnya yakni, Mantan Bupati Nagekeo Yohanes Samping Aoh, Sekda Nagekeo Yulius Lawotan, Wake Petrus, Fransiskus Rogha, Ahmad Rangga, Monika Ernestina Imaculata Saquera dan Firdau Adi Kisworo.  ‎

Kepala Jaksa Negeri Ngada, Raharjo Budi Kisnanto mengatakan, kasus tanah Malasera masih berjalan dan sudah masuk pada tahapan pemeriksan sejumlah saksi.

‎”Penyidikan tetap kami lanjutkan, untuk sementara proses pemeriksaan para saksi‎ sesuai aturan-aturan yang ada. ‎Intinya kasus itu tidak dihentikan,” kata Raharjo kepada VoxNtt.com, Selasa (7/3/2017).‎‎‎

Sebelumnya dikabarkan,‎ proses hukum kasus dugaan tanah milik pemerintah Kabupaten Nagekeo seluas 14,5 hektar di Malasera, Kecamatan Aesesa yang sempat tersendat kurang lebih 1,5 tahun, kini siap dieksekusi.

Kejari Ngada telah mengantongi hasil audit kerugian negera dari BPKP NTT awal tahun 2017 lalu.

Baca: Telah Kantongi Hasil Audit, Kasus Tanah Malasera Siap Dieksekusi

“Kasus tanah Malasera kita akan segera eksekusi sebab kita telah kantongi audit kerugian negara dari BPKP perwakilan NTT yang dikirimkan ke kita pada awal tahun 2017 kemarin,” jelas Raharjo.

Baca: Telah Kantongi Audit Kerugian Negara, Bagaimana Nasib Kasus Korupsi Malasera?

Modus yang dilakukan, lahan milik pemerintah itu dikerjasama dengan pihak ketiga untuk dikelola. Namun dana kerjasama itu tidak pernah dimasukan ke kas daerah.‎ (Arkadius Togo/VoN).

Nagekeo Ngada
Previous ArticleDiduga Selewengkan Dana Desa dan Raskin, TPK Polisikan Kades Golo Ndeweng
Next Article Posisi Bronjong Tidak Tepat, Warga di Pinggir Kali Lurasik Jadi Korban

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.