Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kepala SDK Satar Teu Lamba Leda Diduga Lakukan Pungutan Liar
HEADLINE

Kepala SDK Satar Teu Lamba Leda Diduga Lakukan Pungutan Liar

By Redaksi12 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kepala SDK Satar Teu Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap siswanya.

Pertama, pungutan 50 ribu untuk biaya transportasi pengambilan dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Kedua, pungutan 80 ribu untuk pengadaan baju olahraga, tapi sampai sekarang bajunya belum ada.

Ketiga, pungutan 50 ribu untuk biaya pengambilan akta kelahiran siswa, tapi sampai sekarang aktanya belum ada.

Keempat, pungutan 200 ribu tiap siswa kelas 6 untuk biaya perpisahan, pengambilan ijazah dan pengadaan kursi sebagai kenang-kenangan.

“Sudah telalu banyak, makanya kami lapor,” kata orang tua siswa yang tak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Minggu (5/3/2017).

Ia berharap pihak berwenang segera mengusut dugaan ini agar mendapatkan kepastian hukum.

“Kami harap orang ini diperiksa supaya semuanya jelas. Kalau terbukti harus ditindak tegas. Dan satu lagi, jangan lindungi orang seperti ini. Kalau begitu nanti akan banyak lagi yang rugi,” pintahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala SDK Satar Teu membantah dan menyebut tuduhan itu fitnah.

“Apa yang mereka duga itu adalah fitnah, semuanya ada bukti kesepakatan dan mereka muat itu ada unsur politiknya, mereka mau berusaha untuk ganti saya di sini,” katanya melalui pesan singkat, Minggu (12/3/2017). (Ano Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleMelki Laka Lena: Anak Muda Jangan Ingin Jadi PNS
Next Article Dengan Minum Pestisida, Cara Pria Asal Lamba Leda Ini Bunuh Diri

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.