Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Jalur Watu Ci’e-Deno
Regional NTT

Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Jalur Watu Ci’e-Deno

By Redaksi21 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Desa Golo Wune Gotong Royong Membersihkan Material Longsor di Wae Mpamang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Warga desa Golo Wune, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) gotong royong membersihkan material longsor yang menutupi jalan di jalur Watu Ci’e-Deno. Lokasi longsor tepatnya di Wae Mpamang, Desa Deno.

Warga desa Golo Wune, Sebinus Tanur dan Gabriel Jemali kepada media ini via telepon Sabtu (17/3/2017) mengatakan, mereka membersihkan bergotong royong membersihkan longsor agar transportasi kembali normal.

Kata Sebinus, sudah  hampir tiga bulan transportasi lumpuh total di ruas jalan Watu Ci’e- Deno tujuan Bea Muring dan Benteng Jawa kecamatan Lamba Leda lantaran longsor di Wae Mpamang.

Hujan disertai angin kencang melanda wilayah itu dua bulan terakhir mengakibatkan longsor berupa tanah, batu dan kayu-kayu besar menutupi badan jalan itu.

Longsor di Wae Mpamang lanjut dia, dengan panjang sekitar 30 meter dengan ketinggian tumpukan material mencapai lima meter.

Sebinus mengatakan, kegiatan bakti ini dilakukan atas dasar inisiatif warga, bukan karena ada perintah dari pemerintah setempat. Karena hampir 3 bulan kendaraan tidak bisa lewat di jalur ini.

“Setiap hari anak-anak kami lewat di sini menuju sekolah. Ya, sebagai orang tua kami mesti berusaha demi kenyamanan mereka. Dan agar kendaraan bisa secepatnya beroperasi di jalur ini,” tutur Sebinus. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleIni Bahaya Jika Limbah Medis RS Kota Kupang Dibakar Sembarang
Next Article Ribuan Penonton Saksikan Festival ‘Berdarah’ Khas Sumba

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.