Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Janji Rumah Murah, Kades Melo Poco Ranaka Pungut Uang Kepada Warga
Regional NTT

Janji Rumah Murah, Kades Melo Poco Ranaka Pungut Uang Kepada Warga

By Redaksi24 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Liputan6)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Kepala Desa Melo kecamatan Poco Ranaka Matim, Benediktus Don memungut uang kepada warga dengan dijanjikan bakal mendapat bantuan rumah murah. Pungutan tersebut dikenakan kepada orang yang rumahnya difoto oleh petugas pendataan.

Warga desa Melo yang berinisial PT kepada VoxNtt.com, via telepon, Jumat (24/3/2017) mengungkapkan kekesalanya karena hingga saat ini rumah bantuan yang dijanjikan Kades Benediktus tidak juga muncul.

“Kami merasa telah dikecewakan oleh pemerintah desa. Mereka menjanjikan rumah murah, tetapi hingga saat ini tidak ada realisasinya,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya lanjut PT, mereka pernah didatangi oleh beberapa pegawai yang mengambil foto rumah tak layak dihuni. Para petugas memungut biaya kepada warga sebesar Rp 50.000.

“Pada tahun 2014 yang lalu, pemerintah desa mendatangi kampung kami untuk mengambil gambar rumah kami, tujuan foto untuk mendapatkan bantuan rumah murah bagi warga yang rumahnya tak layak dihuni,” ujar dia.

“Uang Rp 50.000 yang diminta untuk biaya foto. Jika bantuan ini berhasil, maka uangnya tidak dikembalikan. Tetapi jika tidak berhasil, maka uangnya akan dikembalikan,” tambahnya.

Hingga kini PT membutuhkan kejelasan dari pemerintah terkait bantuan rumah murah tersebut.

“Mengapa bantun rumah tidak berhasil? Kami butuh kejelasan dari pemerintah. Kalau tidak berhasil, mana uangnya kami yang telah mereka janjikan untuk ddikembalikan,” ujarnya.

Dia juga meminta pemerintah kabupaten Matim segera menanggapi keluhan warga desa Melo tersebut.

Sementara itu, Kades Benediktus saat dikonfimasi baru-baru ini via pesan singkat membenarkan informasi tersebut.

“Ia administrasi sebesar Rp 50.000 benar dan semua berkas sudah kirim ke pusat saat DPR Rl almarhum Lorens B. Dama masih hidup. Namun sampai sat ini belum ađa realisasi. Untuk diketahui bahwa bukan hanya desa Melo yang mengalami nasib seperti itu, tetapi ada desa lain juga yang turut kecewa,” terang Kades Benediktus.

Terkait  adanya laporan warga tentang adanya perjanjian pengembalian uang, Benediktus menegaskan  bahwa itu tidak benar.

“Informasi warga, uang akan dikembalikan itu tidak benar,” tegasnya. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleBupati Kupang Berharap Bank NTT Sehat
Next Article Masyarakat Diajak Bicara Masalah NTT Ketimbang Kontestan Pilgub

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Kerajaan dan Keadilan yang Dibangun dalam Roh vs Yang Dibangun dalam Nafsu

19 Juli 2026

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.