Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tower di Elar Selatan Roboh, Warga Kesulitan Berkomunikasi
Regional NTT

Tower di Elar Selatan Roboh, Warga Kesulitan Berkomunikasi

By Redaksi25 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sejak robohnya tiang tower telkomsel di Desa Teno Mese, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur pada 23 Desember  2016 lalu warga mengaku kesulitan berkomunikasi menggunakan jaringan seluler.

Tiang tower ini ambruk lantaran angin kencang melanda daerah itu di bulan Desember tahun lalu.

Vinsen Jenarut, warga Elar kepada media ini di Borong, Sabtu (25/3/2017) mengatakan warga Elar Selatan selama ini sangat sulit berkomunikasi dengan semua keluarga. Beberapa bulan terakhir mereka  tidak bisa berkomunikasi via telepon dengan krabat di rantauan dan tempat lain.

“Untuk menghubungi keluarga dan anak kami saat ada perlu itu sulit sekali. Sinyal sangat susah. Hingga hari ini tower yang rusak tahun lalu belum diperbaiki,” ujar Vinsen.

Dia berharap PT Telkomsel bisa secepatnya menindaklanjuti  dan menanggapi masalah  ini dengan upaya perbaikan.

Vinsen juga meminta kepada pemerintah Manggarai Timur untuk bekerja sama dengan pihak PT Telkomsel segera menuntaskan masalah yang sedang  dihadapi oleh Warga Elar Selatan.

“Bagi kami tower telkomsel itu sangat penting untuk bisa berkomunikasi dengan baik dan mengakses informasi. Karena itu kami sungguh berharap ada perhatian Pemda Matim untuk bisa menanggapi masalah yang dihadapi warga Elar Selatan,” ujar Vinsen. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleTiga Hari Hilang Terseret Arus Sungai, Warga Wae Jare Belum Ditemukan
Next Article OMK Sta Maria Assumpta Kupang Gelar Turnamen Futsal Pemuda Lintas Agama

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.