Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tabrak Gerombolan Sapi, Siswa SMKN 1 Aesesa Tewas
Regional NTT

Tabrak Gerombolan Sapi, Siswa SMKN 1 Aesesa Tewas

By Redaksi2 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana rumah duka di Aeremo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Fransiskus Xaverius Dona Doa tewas akibat sepeda motor yang dikendarainya menabrak gerombolan sapi yang melintasi di jalan Aeramo-Kaburea‎, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu (1/4/2017) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kasat Lantas Polres Ngada, Iptu Mus Sinlae‎ kepada VoxNtt.com Minggu (02/44/2017) menjelaskan  sepeda Motor Jupiter MX berwarna hijau dengan nomor polisi EB 4275 HC itu menabrak gerombolan ternak sapi yang dikendarai Fransiskus Xaverius Dona Doa.

Kasat Lantas Polres Ngada Iptu Mus Sinlae‎

Sementara rekan Fransiskus, Hilarius Meo Ceme yang turut digonceng mengalami luka-luka pada bagian muka, bahu dan siku tangan kanan, dan luka lecet pada lutut kiri.

Saat ini, barang bukti berupa motor telah diamankan di Polsek Aesesa untuk diproses lebih lanjut.

Cari Pakan kambing

Saksi mata yang juga teman bonceng korban, Hila Meo kepada VoxNtt.com di Puskemas Danga di Aeramo menuturkan kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.00 wita sore.

Korban bersama saksi hendak menuju Nangateke untuk mengambil Pakan kambing.

Setelah sampai di Lego tepatnya dekat gudang penampung benih jagung, motor yang melaju dengan kecepatan tinggi tersebut hilang kendali akibat menabrak segerombolan sapi. Motor yang mereka tumpangi oleng hingga akhirnya jatuh.

“Kejadian saat mau pergi ambil Pakan kambing yang keduanya. Pakan kambing yang pertama kami sudah bawah ke rumah. Mau pergi ambil yang kedua itu, yang kami jatuh. Pas jatuh saya bersama korban tidak sadarkan diri lagi. Saya sadar baru di puskesmas” tutur Hila Meo yang juga siswa kelas I SMKN 1 Aesesa.

Menurutnya pekerjaan mencari pakan kambing adalah pekerjaan rutin mereka.

“Saya bersama korban tinggal dengan keluarga di Dusun III Desa Aeramo. Pekerjaan kami setiap hari pulang sekolah ambil Pakan kambing” katanya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Aesesa, Simon Sedha ‎saat ditemui VoxNtt.com di rumah keluarga korban baru mengetahui korban meninggal saat ditelpon teman gurunya.

“Saat itu langsung ke Puskesmas. Namun sampai di Puskesmas sudah tak bernyawa lagi” tutur Simon.

Korban, demikian Kepsek Simon, adalah anak yang tergolong cerdas dan sangat sopan di sekolah.

“Selama berada di SMKN 1 Aesesa, (korban) tidak ada buat kasus” katanya.

Informasi yang dihimpun media ini, jenazah korban langsung dibawa ke kampung halamannya di Wajah Mere, Kecamatan Mauponggo.

Korban dibesarkan oleh pamannya di Aeremo. Sementara Ayahnya sudah lama bekerja di Malaysia.  (Arkadius Togo/VoN)

 

 

Nagekeo
Previous ArticleKabar HOAX Jelang Pilgub NTT (Editorial)
Next Article Program Keluarga Harapan di Matim Diduga Tidak Tepat Sasaran

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026

Penanganan Masih Jauh dari Ideal, Pemerintah Diminta Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores

1 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.