Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kepala Dinas di Matim Ada yang Takut Polisi
Regional NTT

Kepala Dinas di Matim Ada yang Takut Polisi

By Redaksi3 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin didampingi Bupati Manggarai Yoseph Tote dalam acara tatap muka dengan pemerintah daerah Matim, Senin (3/4/2017).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Banyak kepala dinas di kabupaten Manggarai Timur (Matim) yang takut dengan polisi. Itu karena ada polisi yang menakuti-nakuti mereka.

Demikian disampaikan Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin dalam acara tatap muka dengan pemerintah daerah Matim, Senin (3/4/2017).

Dia mengatakan, selama ini  banyak sms masuk untuknya menyebutkan ada kepala dinas yang takut dengan polisi.

“Merekat takut, karena banyak aparat kepolisian yang menakut-nakuti mereka,” ujar Marselis.

Mengatasi hal tersebut, Kapolres Manggarai menyebar nomor kontaknya kepada semua kepala kepala dinas dan seluruh aparatur pemerintah Matim.

“Ini nomor saya, catat dan simpan di telepon masing-masing. Kalau ada aparat saya yang menganggu bapak ibu, silahkan hubungi saya dan laporkan,” tegasnya.

Kapolres Marselis mengatakan, Pemda adalah mitra kepolisian. Kalau mitra berarti saling kerja sama satu sama lain.

“Intinya kerja sesuai aturan. Tidak usah takut. Kalau semua sudah lengkap dan seuai dengan aturan. Semuanya pasti aman,” ujar Kapolres.

Dikatakan,  Polres sepenuhnya siap menjaga keamanan daerah untuk membantu proses pembangunan.

“Siap untuk mengamankan bapak/ ibu. Memberikan kekuatan kepada bapak/ibu sekalian untuk bekerja sesuai aturan,” tukas Marselis.

Tugas pokok kepolisian adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Jangan kita dilayani, tetapi harus melayani masyarakat,” tegasnya. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleBPK dan BPKP Menghambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Ngada dan Nagekeo
Next Article Kelola Dana Desa Harus Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.