Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Jalan Alternatif di Takari Ambruk, Lalu Lintas Trans Timor Kembali Lumpuh
HEADLINE

Jalan Alternatif di Takari Ambruk, Lalu Lintas Trans Timor Kembali Lumpuh

By Redaksi6 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lokasi jalan putus di Takari Kabupaten Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, VoxNtt.com- Jalan Alternatif yang dibuat pasca robohnya jembatan Bokong 1 di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang kembali ambles diterjang banjir, Kamis (06/04/2017) pukul 16.30 Wita.

Pantauan wartawan di lokasi kejadian, hujan lebat yang mengguyur kecamatan Takari menyebabkan meluapnya air pada sungai Bokong dan Kiukenat.

Akibatnya, jalan alternatif ambles serta gorong-gorong yang dipasang pada jalan alternatif tersebut terseret arus banjir hingga menyentuh dinding jembatan.

Sebelumnya, Jembatan Bokong 1 di Kecamatan Takari ambles setelah diterjang arus banjir, Rabu (05/04/2017) pukul 16.00 Wita.

Arus jalan lumpuh total hingga tengah malam. Sejumlah antrean kendaraan yang mencapai 14 km tersebut baru bisa disebrangkan pada pukul 02.00 dini hari Kamis setelah alat berat berhasil membuat jalan alternatif disekitar jembatan.

Putusnya jalan alternatif ini menyebabkan arus lalu lintas jalan dari atau menuju Kabupaten Kupang dan Kota Kupang kembali lumpuh.

Alat berat dioperasikan untuk memperbaiki jalan darurat tersebut dan serta antrian panjang kendaraan kembali terjadi.

“Kami sedang berusaha untuk memperbaiki bersama pihak-pihak terkait. Semoga secepatnya dapat kendaraan bisa lewat kembali”, jelas Camat Takari, Hengky Fafo ketika dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Hujan lebat ini pun turut merendam sejumlah rumah warga sekitar. Akibatnya, masyarakat terpaksa mengungsikan diri sementara waktu dan berbagai perabot rumah tangga warga rusak terendam banjir.

Hingga berita ini diturunkan, hanya kendaraan roda 2 yang dapat melewati jalan darurat yang tengah diperbaiki. (Dede/ Thomson/ VoN).

Kabupaten Kupang
Previous ArticleSekda TTS Resmi Ditahan Kejari
Next Article Potret Suara Pemilih, JHRC Lakukan Survei Jelang Pilkada Matim

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.